SriwijayaPost/

Pemilihan Walikota Pagaralam

Panwaslu: Saat Ini Medsos Jadi Wadah Black Campaign

"Apalagi sampai mengungkapkan dukungannya terhadap kandidat melalui postingan di medsos," tegasnya.

Panwaslu: Saat Ini Medsos Jadi Wadah Black Campaign
BGR
Aplikasi Facebook di iPhone 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pagaralam tidak menampik jika media sosial (Medsos) seperti Facebook, Instagram dan sacamnya menjadi sarana paling cepat dan mudah bagi kandidat ataupun tim sukses untuk melakukan kampanye.

Namun saat ini medsos banyak menjadi wadah black campaign atau kampanye hitam.

Hal ini diungkapkan Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Pagaralam, Mirian, kepada Sripoku.com, Sabtu (9/12/2017) di ruang kerjanya.

Pihaknya mengatakan kampanye hitam yang dikhawatirkan di sini adalah dalam bentuk saling serang kebijakan dan program yang ditawarkan masing kandidat.

"Di sini yang paling rentan siserang adalah kebijakan calon petahana terlebih lagi pilkada Kota Pagaralam 2018 petahana tidak bersatu kembali," jelas Mirian.

Namun, kata Mirian, untuk menyatakan postingan pengguna medsos tersebut sebagai black campaign pihaknya masih harus menunggu payung hukum terlebih dahulu.

Pihaknya tidak bisa serta merta apa yang diposting atu dituliskan pengguna medsos tersebut dianggap black campagin.

Apalagi untuk kalangan ASN ada peraturan yang mengatakan bahwa ASN tidak boleh mengupload fhoto bareng dengan calon ini juga harus menjadi perhatian khusus bagi ASN di lingkup pemerintah Kota Pagaralam agar tidak berlebihan dalam memberikan dukungan dengan mengungkap jargon masing-masing kandidat.

"Aturan itu jelas dalam UU ASN dinyatakan bahwa PNS tidak boleh terlibat dalam politik praktis," jelasnya.

Rananya pemerintah dalam hal ini sekretaris daerah juga harus tetap menegaskan agar seluruh ASN untuk bersifat netral meskipun punya pilihan yang berbeda.

"Apalagi sampai mengungkapkan dukungannya terhadap kandidat melalui postingan di medsos," tegasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help