SriwijayaPost/

Benda Meledak di Sungai Lais Kalidoni Diduga Bom Ternyata Suar Kapal

"Benda itu alat suar kapal. Alat itu biasanya dipakai kapal-kapal besar," ujar Kombes Pol Arif, Kasat Brimob Polda Sumsel.

Benda Meledak di Sungai Lais  Kalidoni Diduga Bom Ternyata Suar Kapal
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Benda yang diduga bom meledak di kawasan Sei Lais Kalidoni Palembang diidentifikasi Sat Brimob Polda Sumsel merupakan Suar kapal . 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terkait benda ukuran kecil berbahan almunium yang meledak di pemukiman warga Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang, dipastikan merupakan benda atau alat suar untuk kapal-kapal besar.

Kepastian ini didapatkan dari hasil pemeriksaan atau idenfikasi Gegana Sat Brimob Polda Sumsel. Biasanya alat suar, sebagai alat perlengkaan kapal-kapal besar untuk berlayar di laut.

"Benda itu alat suar kapal. Alat itu biasanya dipakai kapal-kapal besar," ujar Kombes Pol Arif, Kasat Brimob Polda Sumsel, Rabu (1/12).

Ditanyai apakah alat suar itu berbahaya dengan suara ledakan yang keras, Arif mengatakan, benda yang dimaksud yakni alat suar, dinilai tidak begitu berbahaya. Memang jika digunakan akan meledak, tapi tidak begitu membahayakan.

"Jika meledaknya sangat dekat sekali, bisa juga berbahaya dan daat menyebabkan luka bakar. Tapi tidak berbahaya, hanya suara ledakannya saja yang keras," ujarnya.

Alat suar biasanya dipergunakan sebagai tanda bahaya bagi kapal-kapal besar yang berlayar di perairan samudera atau laut.

Mengenai asal datangnya alat suar yang meledak di pemukiman warga Sei Lais Kecamatan Kalidoni, hingga kini masih dalam penyelidikan petugas.

"Berasal atau datanganya dari mana alat suar itu, masih dalam penyelidikan petugas Polresta Palembang. Pastinya benda yang meledak itu adalah alat suar untuk kapal berlayar," tambah Arif.

Diberitakan sebelumnya, warga yang bermukim di kawasan Sei Lais Kalidoni Palembang mendadak heboh dengan adanya suara ledakan yang sangat keras seperti suara bom.

Benda berbahan almunium itu meledak di rumah Sobri (60), yang lokasinya hanya berjarak sekitar 100 meter dari Markas Polairud Polda Sumsel di di Jalan Mayor Zen Lorong Pantai RT 31 RW 07 Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang.

Ledakan keras terjadi pada Senin (4/12) malam sekitar pukul 23.00. Ketika itu Sobri bersama keluarganya di dalam rumah, sontak terkejut dan ada benda kecil yang masuk ke rumahnya dan tiba-tiba meledak yang menyebabkan atap seng rumah Sobri jebol.

Bahkan warga pun menemukan satu benda lainnya yang belum sempat meledak dan berada di lapangan tengah-tengah pemukiman warga. Benda kedua yang diduga bom atau bahan peledak itu, ditemukan hanya berjarak 20 meter dari rumah Sobri.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help