SriwijayaPost/

6.000 Satpam di Palembang Siap Amankan Asian Games. Satu Satpam Kawal Satu Atlet

Para security akan digembleng untuk meningkatkan kemampuan pada tanggal 30 Desember di BKB Palembang

6.000 Satpam di Palembang Siap Amankan Asian Games. Satu Satpam Kawal Satu Atlet
SRIPOKU.COM/TOMMY SAHARA
Ilustrasi Satpam: Para satpam di bawah binaan Polres Lahat melakukan atraksi bela diri di halaman Mapolres Lahat, Selasa (30/12/2014). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Sumsel siap melakukan pengamanan dan menyukseskan Asian Games 2018 mendatang.

Bahkan Abujapi selaku organisasi yang membawahi perusahaan security akan memberikan pengawalan satu orang atlet satu orang satpam.

"Kita siap membantu pemerintah mensukseskan Asian Games. Di Palembang total kita ada 6 ribu personel aktif yang profesional," ujar ketua Abujapi Sumsel, Novembriono, Kamis (7/12/2017).

Seperti diketahui, atlet dan ofisial dari negara se Asia nanti diwajibkan menggunakan Light Rail Transit (LRT) untuk menuju venue serta tempat oleh-oleh.

Ketua Abujapi Sumsel,  Novembriono salam komando bersama petinggi Abujapi Sumsel,  H Jamak Udin.
Ketua Abujapi Sumsel, Novembriono salam komando bersama petinggi Abujapi Sumsel, H Jamak Udin. (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Para atlet nantinya bakal ada pengawalan melekat dari personel keamanan.

Sesuai perintah dari mabes Polri, Novembriono mengaku dibutuhkan sekitar 8 ribu personel anggota TNI dan Polri.

Maka dari itu secara prinsip Abujapi siap membantu pihak keamanan untuk memberikan pengawalan.

"Kalau melihat jumlah atlet yang ada idealnya satu orang satu pengawalan.

Kalau diminta pemerintah membantu pengawalan intinya kita siap saja," tegas pria yang akrab disapa Boy ini.

Petinggi Abujapi Sumsel, H Jamak Udin menambahkan, guna mempersiapkan diri mengawal Asian Games 2018, pada tanggal 30 Desember di BKB Palembang pihaknya bakal menggembleng para security untuk meningkatkan kemampuan.

Dalam atraksi itu nantinya para petugas keamanan ini bakal menampilkan kebolehannya melakukan pengawalan.

Mulai dari bela diri hingga teknik melumpuhkan pelaku kejahatan.

"Dulu satpam itu siapa saja yang masuk bisa. Tapi sekarang harus benar-benar bersertifikat sesuai standar.

Mereka memiliki kemampuan bela diri untuk pengawalan," ungkapnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help