Tabung Silver Meledak 100 Meter dari Polairud

Suasana yang sepi di kawasan Sei Lais menjadi pecah. Warga yang mulai beranjak tidur, kaget saat mendengar suara ledakan yang keras seperti bom.

Tabung Silver Meledak 100 Meter dari Polairud
SRIPOKU.COM/Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/Welly Hadinata EVAKUASI - Tim Gegana Brimob Polda Sumsel mengamankan tabung yang diduga bom di tengah pemukiman warga Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang, Selasa (5/12). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Suasana yang sepi di kawasan Sei Lais menjadi pecah. Warga yang mulai beranjak tidur, kaget saat mendengar suara ledakan yang keras seperti bom.

Berita Lainnya:  Ledakan Bom dan Serangan Bersenjata di Masjid Sinai, 235 Orang Tewas Usai Shalat Jumat

Benda yang diduga bom itu meledak di rumah Sobri (60). Lokasinya hanya berjarak sekitar 100 meter dari Markas Polairud Polda Sumsel di di Jalan Mayor Zen Lorong Pantai RT 31 RW 07 Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang.

Ledakan keras terjadi pada Senin (4/12) malam sekitar pukul 23.00. Ketika itu Sobri bersama keluarganya di dalam rumah, sontak terkejut dan ada benda kecil yang masuk ke rumahnya dan tiba-tiba meledak. Atap seng rumah Sobri bolong

"Suaranya besar sekali seperti bom, kami di rumah ketakutan. Saat saya dekati, benda itu dibungkus bahan almunium dan berukurannya tapak tangan dewasa. Baunya angit sekali seperti bau mesiu," ujar Sobri, ketika ditemui di rumahnya, Selasa (5/12).

Sobri dan Lugai, istrinya, langsung melapor ke ketua RT setempat atas adanya benda yang terbang dan meledak di dalam rumahnya. Warga sekitar pun mendadak heboh dan mencari sumber suara ledakan.

Warga yang mengetahui hal tersebut, langsung beramai-ramai mendatangi rumah Sobri yang berada di Jalan May Zen Lorong Pantai No 21 RT 31 RW 07 Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni Palembang.

"Suaranya lumayan keras terdengar. Ketika benda itu jatuh, kami baru mau tidur. Saat mendengar suara ledakan dan terlihat ada asap kami keluar dari rumah," ujarnya saat ditemui, Selasa (5/12).

Selang beberapa lama, asap mulai hilang dan Sobri bersama warga mengecek benda yang sempat meledak serta mengeluarkan asap. Ketika dicek, benda tersebut hanya tersisa seperti tabung warna silver.

Sobri yang takut, mengeluarkan benda tersebut menggunakan sapu. Namun, saat dikeluarkan menggunakan sapu, benda berbentuk tabunh tersebut sudah dalam keadaan ringan dan tidak lagi mengeluarkan asap.

"Lumayan panas ketika dipegang, makanya pakai sapu keluarkan dari dalam rumah dan melapor ke pak RT. Sepertinya tidak berbahaya lagi dan sempat mengobrol, kami putuskan untuk tidur lagi," ungkapnya. (bew)

Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved