SriwijayaPost/

Sering Transaksi Sabu, Dua Warga Empatlawang Ini Akhirnya Diciduk Polisi

Jurnalis, salah satu tersangka mengaku sabu ia dapat dari orang yang biasa disebut dengan panggilan BOS

Sering Transaksi Sabu, Dua Warga Empatlawang Ini Akhirnya Diciduk Polisi
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Tersangka Noto Susanto (33) dan Jurnalis (35) diamankan di Mapolres Empatlawang, bersama barang bukti, Rabu (06/12/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Awijaya

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Anggota Satres Narkoba Polres Empatlawang berhasil mengamankan tersangka kasus kepemilikan narkoba yakni Noto Susanto (33) warga Fajarbakti Kecamatan Tebingtinggi dan salah seorang bandar Jurnalis (35) warga Desa Taba Kecamatan Saling Kabupaten Empatlawang, Rabu (6/12/2017) sekira pukul 03.30

Kasat Res Narkoba Polres Empatlawang, AKP Joni Indra Jaya mengatakan Noto sehari-hari bekerja sebagai petani ini ditangkap bersama barang bukti berupa satu paket kecil sabu dengan berat bruto 0,21 gram, satu buah kaca pirek dengan berat bruto 1,33 satu buah skop pipet, satu buah jarum, satu kotak rokok, seperangkat alat hisap shabu berupa Bong dan satu unit buah ponsel.

Dikatakan Joni penangkapan keduanya atas informasi karena di rumah tersangka Noto di Desa Fajarbakti sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu, kemudian dilakukan penyelidikan dan dilakukan penangkapan selanjutnya dilakukan pengembangan kemudian mengamankan Jurnalis alias Jur.

"Keduanya diamankan Mapolres Empatlawang untuk diproses dan disidik perkaranya sesuai hukum yg berlaku," ungkap Joni Indra Jaya.

Dijelaskan Joni, tersangka Noto melanggar pasal 112 dan 127 UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman panjara empat tahun dan maksimal sepuluh tahun penjara.

Sedangkan tersangka Jurnalis yang merupakan bandar terancam pasal 114 UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 10 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Jurnalis sehari hari bekerja sebagai petani ini kepada polisi mengaku sabu ia dapat dari orang yang tidak ia kenal yang biasa disebut dengan panggilan BOS yang berdomisili di Kota Lubuklinggau.

Penulis: Awijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help