SriwijayaPost/

Bunga Berbau Busuk Ini Tumbuh Dekat Kamar Mayat RSUD Prabumulih. Keluarga Pasien Heboh

Kemarin saya sedang bersih-bersih menemukan bunga itu, kalau pagi tidak bau tapi kalau sudah sore baunya busuk sekali

Bunga Berbau Busuk Ini Tumbuh Dekat Kamar Mayat RSUD Prabumulih. Keluarga Pasien Heboh
TRIBUN SUMSEL/EDISON BASTARI
Bunga bangkai yang tumbuh di lingkungan Ruang Kamar Mayat RSUD Prabumulih, Rabu (6/12/2017). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Pegawai serta keluarga pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Prabumulih sejak beberapa hari terakhir dihebohkan keberadaan tanaman aneh.

Tanaman tersebut yakni bunga bangkai atau sering disebut juga bunga Refflesia Arnoldi.

Uniknya, bunga bangkai yang pertama ditemukan petugas kamar mayat Jumani alias Wak Jum itu tumbuh empat tahun sekali.

Selain itu bunga tersebut tumbuh tepat di sebuah pot di pekarangan samping ruang kamar mayat rumah sakit, sehingga persis layaknya sengaja ditanam oleh petugas RSUD.

Baca: Dikira Bangkai Hewan, Ternyata Bunga Bangkai Tumbuh di Perkarangan Rumah di Indralaya Utara

Baca: Warga Penasaran dengan Bunga Ini, Benarkah Bunga Bangkai?

Baca: Bunga Bangkai Kembali Ditemukan di Pagaralam

Seperti dilaporkan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari, adanya bunga tersebut para warga dan keluarga pasien yang menjaga kerabat sedang sakit beramai-ramai menyaksikan.

Warga tak menyangka, bunga yang berbau tidak sedap tersebut tumbuh persis di atas tanah yang telah berbentuk pot.

Jumani penemu pertama bunga bangkai mengatakan, dirinya menemukan bunga bangkai secara tidak sengaja ketika melakukan bersih-bersih di lingkungan tempatnya bekerja kamar mayat RSUD Prabumulih.

Dua pegawai RSUD Prabumulih ketika menunjukkan bunga bangkai yang tumbuh di lingkungan Ruang Kamar Mayat RSUD Prabumulih, Rabu (6/12/2017).
Dua pegawai RSUD Prabumulih ketika menunjukkan bunga bangkai yang tumbuh di lingkungan Ruang Kamar Mayat RSUD Prabumulih, Rabu (6/12/2017). (TRIBUN SUMSEL/EDISON BASTARI)
Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help