SriwijayaPost/

Warga Teriaki Istri Adi karena Masih Dalam Ruko, Sementara Asap Sudah Menghitam

Warga meneriaki istri Adi yang masih didalam ruko agar segera keluar rumah karena asap menghitam .

Warga Teriaki Istri Adi karena Masih Dalam Ruko, Sementara Asap Sudah Menghitam
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Petugas Damkar dibantu warga memadamkan api, Selasa (5/12/2017 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Lalu lalang Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera di kawasan Talangbanyu kelurahan Tanjungkupang Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Empatlawang sempat melambat akibat adanya kebakaran yang terjadi dikawasan tersebut.

Tidak hanya pengendara melintas, kendaraan yang saat itu sedang antri mengisi bahan bakar di SPBU mendadak ramai serta ikut membantu mengatur lalulintas dan turut membantu memadamkan api agar tidak meluas.

Kebakaran yang menimpa rumah milik Adi Candra (40), warga Talangbanyu tepat depan SPBU Talangbanyu Selasa (05/12/2017) sekira pukul 11:15.

Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut kerugian materi ditaksir puluhan juta rupiah.

Menurut Informasi diduga api berasal dari korsleting (arus pendek) listrik yang menyambar saklar listrik kemudian menjalar ke sebuah TV dan kasur tempat tidur korban lalu keruangan lainya sehingga perabotan tersebut hangus terbakar.

Bambang, warga yang saat itu kebetulan melintas menuturkan  saat ia melintas menggunakan sepeda motornya warga sudah ramai dan sontak ia melihat kepulan asap yang tebal dari ruko Adi di lantai dua.

Kemudian warga meneriaki istri Adi yang masih didalam ruko agar segera keluar rumah karena asap menghitam .

" kebetulan saya sedang melintas, saya lihat orang sudah ramai meneriaki ada api, langsung saya turut membantu memadamkan api," katanya.

Beberapa saat kemudian, mobil damkar cepat tiba dilokasi sehingga api dengan segera teratasi.

Kanit reskrim Polsek Tebingtinggi Ipda Gian Wiatma, mengatakan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 11.35.

Gian menjelaskan api diduga berasal Korsleting listrik yang menyambar ke perabotan lain.

"Dari peristiwa ini korban mengalami Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta," terang Gian. 

Penulis: Awijaya
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help