Mengaku Pernah Mencuri, Petani Ini Keok Dikepung Jatanras

"Waktu mau ditangkap polisi, saya mencoba kabur dan akhirnya ketangkap," ujar CA yang kini meringkuk di sel penjara

Mengaku Pernah Mencuri, Petani Ini Keok Dikepung Jatanras
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
CA (45), pelaku kasus curas yang terpaksa dilumpuhkan atau ditembak petugas Jatanras, diamankan di Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (1/12/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lantaran mencoba kabur dan melawan petugas, CA (45), terpaksa dilumpuhkan petugas dengan satu kali tembakan pada kaki kirinya.

CA pun keok dan langsung tersungkur tak berdaya.

CA yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), dibekuk petugas Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel di rumah kerabatnya Desa Ulak Segara Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis (30/11/2017) malam.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Tanjung 3 Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin, merupakan pelaku dua laporan kasus tindak pidana.

Di antaranya LP No. Pol LP/B-12/III/2017/ Sumsel/Ma. Enim/Sek. Lbk, atas kasus tindak pidana curas asal 365 KUHP yang korbannya bernama Henki.

Sedangkan laporan kasus kedua yakni LP No. Pol LP/B-493/VII/2017/SPKT tanggal 27 juli 2017 atas nama pelapor Rusia. Cik Amin melakukan tindak pidana pengeroyokan dengan menggunakan senjata api rakitan (senpira).

"Kerja saya hanya sebagai petani. Memang saya pernah mencuri dan saya menyesal.

Waktu mau ditangkap polisi, saya mencoba kabur dan akhirnya ketangkap," ujar CA yang kini meringkuk di sel penjara Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (1/12/2017).

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Erlan Tangjaya mengatakan, selama ini tersangka memang menjadi target petugas.

Tersangka terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas.

"Tersangka ada dua laporan kasus tindak pidana. Sementara ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lanjutan untuk dilakukan pengembangan," ujarnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help