SriwijayaPost/

Warga Merah Mata Minta Pemerintah Perhatikan Kondisi Jalan Rusak dari Urusan Adminstrasi

Bertetangga dengan warga Banyuasin, Adi yang notabene masih warga Palembang belum pernah mendengar adanya ungkapan keberatan

Warga Merah Mata Minta Pemerintah Perhatikan Kondisi Jalan Rusak dari Urusan Adminstrasi
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Suasana di Desa Merah Mata Banyuasin I Banyuasin, Rabu (29/11/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Refli Permana

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Secara geografis, letak Desa Merah Mata mungkin lebih dekat dengan Palembang.

Namun, bertahun-tahun sudah ditetapkan menjadi bagian dari Banyuasin, sebagian besar warga di sana tetap bisa menerimanya.

Dikatakan salah satu warga di sana, Sigit, Desa Merah Mata tempat ia tinggal sudah lama ditetapkan menjadi bagian dari Banyuasin.

Sejauh ini, proses administrasi tak ribet, meski secara lokasi cukup jauh untuk menjangkau Pangkalan Balai, tempat dimana pengurusan Kartu Keluarga dan semacamnya berlokasi.

"Kita biasanya nitip sama Kepala Desa (Kades) kalau ingin ngurus hal-hal seperti itu. Jadi, tak harus repot datang ke sana karena semua persyaratan sudah kita serahkan sama Kades," kata Sigit, Rabu (29/11/2017).

Bukan persoalan administrasi yang disorot ayah tiga anak ini.

Infrastruktur Desa Marah Meta yang dinilainya harus mendapat perhatian serius dari Pemkab Banyuasin.

Pasalnya, akses masuk di lokasi ini dipenuhi dengan jalanan berlubang.

Jika dibandingkan dengan Jl Taqwa Mata Merah, yang berlokasi tepat sebelum masuk ke kawasan Desa Merah Mata, kondisinya teramat berbeda.

Halaman
12
Penulis: Refli Permana
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help