SriwijayaPost/

Dari Nipah Disulap Jadi Keranjang-keranjang Dekorasi, Destinasi Pariwisata Baru di Kota Palembang.

Pohon Nipah, tumbuhan rawa-rawa payau ini Sering dijadikan keranjang dan daunnya bisa dibuat rokok pucuk.

Dari Nipah Disulap Jadi Keranjang-keranjang Dekorasi, Destinasi Pariwisata Baru di Kota Palembang.
ist
Pengunjung Baba Boenjtit disuguhkan pemandangan hiasan anyaman dari pohon nipah yang dipasang di pagar dan dinding rumah warga Lorong Saudagar Yucing Kelurahan 3/4 Ulu SU I Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pohon Nipah, tumbuhan yang tumbuh di lingkungan hutan atau rawa-rawa payau  ini Sering dijadikan keranjang dan daunnya bisa dibuat rokok pucuk.

Pasar Baba Boentjit sebuah destinasi wisata baru Kota Palembang ini menyelenggarakan rangkaian acara mulai dari tari khas peranakan kota Palembang, cooking demo, aneka jajanan khas palembang , drama dan workshop kerajinan Nipah yang diselenggarakan Minggu (26/11), di lorong Saudagar Yucing Kelurahan 3-4 ulu, Kecamatan Sebrang Ulu 1 ini.

Sangat menarik, disini menampilkan workshop kerajinan Nipah yang bisa kita lihat cara pembuatan kerajinan Nipah ini mulai dari dijadikan keranjang buah, keranjang kemplang dan keranjang berbentuk piring sedang yang dapat di manfaatkan buat apa saja.

Harganya bervariasi untuk keranjang kemplang dihargai 12.000, untuk keranjang buah 10.000 dan untuk keranjang berbentuk piring sedang dihargai 10.000.

Menurut ibu Elot (47) pengrajin Nipah ini, ia dapat membuat 3 macam keranjang/hari. Keranjang ini juga dapat di beli dengan harga spesial bila konsumen membeli banyak.

Diakuinya, keranjang ini juga banyak dibeli oleh pedagang restoran bahkan banyak dibeli oleh pembeli yg berasal dari Bali dan negeri Jiran Malaysia.

Ibu elot pun memberikan tips agar keranjang yang berasal dari Nipah ini, tetap awet yaitu dengan cara di oleskan pernis ke keranjang, Agar tidak bubukan (rusak).

Tidak hanya itu keranjang-keranjang ini pun dijadikan dekorasi hiasan destinasi wisata baru yaitu Pasar Baba Boentjit.

Mulai dari di pajang di pagar rumah, sebagai background, di hiasi di ayunan , dipakukan ke pohon pinang dan keranjangnya di warnai agar menarik hingga menjadi atap warung dagangan.

Banyak warga kota Palembang yang antusias datang ke Pasar Baba Boentjit ini untuk mengabadikan moment berfoto dengan background keranjang tersebut. (Haris Widodo)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help