SriwijayaPost/

Tegal Binangun Memanas, Sambil Baca Yasin, Warga Tegal Binangun Istiqomah Bentengi Daerahnya.

Lantunan doa-doa dan surat yasin pun terus berkumandang menggemari di daerah Tegal Binangun tepatnya di depan Kantor Kelurahan

Tegal Binangun Memanas, Sambil Baca Yasin, Warga Tegal Binangun Istiqomah Bentengi Daerahnya.
SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA

SRIPOKU. COM, PALEMBANG -  Penolakan Warga atas didirikannya Kantor Kelurahan Banyuasin di daerah Tegal Binangun berlangsung tertib dan damai.

Lantunan doa-doa dan surat yasin pun terus berkumandang menggemari di daerah Tegal Binangun tepatnya di depan Kantor Kelurahan Banyuasin yang belum diresmikan.

Terkait dengan rencana peresmian Kantor Kelurahan Oleh Bupati Banyuasin yang direncanakan akan dilaksanakan pada hari ini menuai protes warga.

Warga menolak masuk Kabupaten Banyuasin
Warga menolak masuk Kabupaten Banyuasin (SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA)

Orator terus memeriahkan kalau Tegal Binangun bukanlah wilayah Banyuasin karena seluruh warganya ber-KTP Palembang. 
"Wilayah yang di klaim milik Banyuasin ini ternyata warganya yang tinggal didaerah Tegal Binangun tidak ada yang ber Ktp Banyuasin, seluruhnya ber-KTP Kota Palembang, " teriak sang Orator.

Aksi damai ini pun diikuti oleh para pelajar yang tinggal dan bersekolah di daerah Tegal Binangun.

Suasana masa menolak masuk Banyuasin
Suasana masa menolak masuk Banyuasin (SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA)

Mereka turut menyuarakan pendapat mereka untuk tetap berada di kawasan Pemerintah Kota Palembang.

Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help