SriwijayaPost/

Ubah Tempat 'Esek Esek' Menjadi Pengembangan Ekonomi Rakyat

Pembangunan plaza ini konsepnya water front recreation dengan luas area 180 m dan panjang 71 meter.

Ubah Tempat 'Esek Esek' Menjadi Pengembangan Ekonomi Rakyat
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'i, SE (tengah), bersama Kepala News Sripo-Tribun yang juga Pemimpin Redaksi Sripo Hadi Prayogo dan Pemimpin Redaksi Tribun Sumsel Hj Wenny Ramdiastuti, melihat Plaza Lematang Lahat yang dibangun di tepian Sungai Lematang. Dijadwalkan 23 Desember 2017 diresmikan. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Mulai dibangun sejak 6 April yang lalu, pembangunan Plaza Lematang Lahat, saat ini sudah memasuki masa rampung sekitar 90 persen.

Direncanakan, plaza yang berada di tepian Sungai Lematang Lahat, tepatnya di Kelurahan Pasar Baru, Lahat ini akan diresmikan 23 Desember 2017 mendatang.

Selain akan dibangun sebagai lokasi destinasi wisata baru, lokasi tepian lematang yang dahulunya terkesan kumuh dan menjadi tempat hiburan malam, juga dibangun untuk meningkatkan perekonomian warga.

Hal tersebut dikatakan Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'i, SE saat dibincangi di lokasi pembangunan Plaza Lematang Lahat.

Dikatakan Aswari, pada bangunan tiga lantai tersebut nantinya akan dijadikan lokasi berdagang kaki lima.

Tempat bersantai, tempat 'nongkrong' bagi warga di Kabupaten Lahat.

Tidak hanya itu, Plaza Lematang juga akan menjadi salah satu destinasi wisata baru terlebih, sekitar 130 meter di depannya mengalir deras arus Sungai Lematang, panorama alam dan jembatan Benteng.

Tak hanya itu, tak jauh dari lokasi juga terdapat banyak bangunan bersejarah.

"Pembangunan plaza ini konsepnya water front recreation dengan luas area 180 m dan panjang 71 meter. Jika Palembang ada water indront city Lahat akan punya bolaza menghadap ke sungai. Ini rekor baru di Sumsel," jelasnya.

Plaza Lematang Lahat, dibangun di tepian Sungai Lematang. Dijadwalkan 23 Desember 2017 diresmikan.
Plaza Lematang Lahat, dibangun di tepian Sungai Lematang. Dijadwalkan 23 Desember 2017 diresmikan. (SRIPOKU.COM/EHDI AMIN)

Dikatakan Bupati Lahat dua periode ini, pembangunan tersebut sudah menjadi cita cita sejak lama.

Apalagi, dahulunya di lokasi tersebut kumuh dan menjadi lokasi lokasi hiburan malam yang sama sekali tidak bermanfaat baik bagi pendapatan daerah, warga dan merusak keindahan kota.

Dia sendiri berharap, peninggalan semasa ia menjabat tersebut juga akan berperan bagi pengembangan ekonomi masyarakat, lokasi dimana anak muda menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi berdiskusi dan kegiatan positif lainya.

"Plaza Lematang ini juga akan menjadi mahnet atas peningkatan wisatawan untuk datang ke Lahat. Apalagi, akan terkoneksi dengan objek wisata lain seperti megalit, air terjun dan tentunya keberadaan hotel," jelas Aswari.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help