SriwijayaPost/

Ingat Bocah Reinkarnasi Hanoman Punya Ekor & Disembah Bagai Dewa. Begini Nasibnya Sekarang

Sempat bikin heboh karena disebut renkarnasi hanoman. Karena memiliki ekor sepanjang hampir 18 sentimeter disembah layaknya dewa

Ingat Bocah Reinkarnasi Hanoman Punya Ekor & Disembah Bagai Dewa. Begini Nasibnya Sekarang
kolase

SRIPOKU.COM - Masih ingat dengan bocah yang punya buntut ini.

Sempat bikin heboh karena disebut renkarnasi hanoman. 

Karena memiliki ekor sepanjang hampir 18 sentimeter disembah layaknya dewa di tempat kelahirannya di Punjab, India.

Setiap harinya rumah Khan dijadikan kuil pemujaan yang dipadati ratusan orang.

Metro.co.uk / Arshid Ali Khan sudah menjalani operasi bedah sehingga ekor di belakang punggungnya tak nampak lagi. Dengan kondisinya saat ini, Arshid tak lagi disembah sebagai titisan Dewa Hanoman.
Metro.co.uk / Arshid Ali Khan sudah menjalani operasi bedah sehingga ekor di belakang punggungnya tak nampak lagi. Dengan kondisinya saat ini, Arshid tak lagi disembah sebagai titisan Dewa Hanoman. ()

Arshid Ali Khan (13), yang hanya bisa duduk di kursi roda, oleh warga setempat dianggap sebagai titisan Hanoman, atau dewa kera yang dihormati di India.

"Ekor ini diberikan Tuhan kepada saya. Saya dipuja karena saya berdoa kepada Tuhan dan keinginan orang-orang menjadi kenyataan. Saya merasa biasa saja dengan ekor ini," kata Arshid

Arshid dijuluki Balaji dan tinggal bersama kakeknya, Iqbal Qureshi, dan dua pamannya setelah ayahnya meninggal saat dia balita dan ibunya meninggalkannya setelah menikah lagi.

Iqbal Qureshi, yang sehari-hari mengajar musik, mengatakan, saat Arshid berbicara pertama kali pada usia satu tahun, kata-kata pertama yang diucapkannya adalah nama-nama Tuhan yang diyakini semua agama.

"Saat itulah saya menyadari Arshid memiliki anugerah keilahian di dalam dirinya," ujar Iqbal.

"Tak masalah apakah kami ini Hindu atau Muslim, saya kira hanya ada satu jalan untuk masalah spiritual," tambah Iqbal.

Halaman
123
Penulis: Candra Okta Della
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help