SriwijayaPost/

Buktikan Kesiapan Pilkada, Bawaslu Sumsel Gelar Apel Akbar Panwascam

Momentum apel akbar Panwascam ini diharapkan dalam tugas pengawasannya dapat bersifat netral dan tidak ada kepentingan apapun

Buktikan Kesiapan Pilkada, Bawaslu Sumsel Gelar Apel Akbar Panwascam
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
H Richard Chahyadi AP MSi bersama Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi SE MSi bersiap melepas balon ke udara pada apel akbar Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) Seluruh Sumsel di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (14/11/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel, H Richard Chahyadi AP MSi mengapresiasi apel akbar Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) Seluruh Sumsel di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (14/11/2017).

“Momentum apel akbar Panwascam ini diharapkan dalam tugas pengawasannya dapat bersifat netral dan tidak ada kepentingan apapun dan tidak diskriminasi dalam peserta pilkada,” ungkap Richard.

Pihaknya berharap pelaksanaan pilkada di Sumsel dapat berjalan lancar, aman dan kondusif sehingga Sumsel dapat menjadi percontohan nasional dalam penerapan demokrasi.

Akhir acara digelar penyematan tanda Panwascam dari perwakilan Palembang dan OKU Selatan dan pelepasan 27 Balon merah putih sebagai pelaksanaan pilkada serentak di Sumsel 27 Juni 2018.

Ketua panitia yang juga Ketua Sekretariat Bawaslu Sumsel Ir H Iriadi MS mengatakan apel akbar ini dimana peserta terdiri dari Panwas kabupaten kota sebanyak 85 orang, Panwascam seluruh Sumsel sebanyak 702 orang, tokoh masyarakat dan tamu undangan sekitar 60 orang.

“Tujuan apel ini untuk membuktikan kesiapan Bawaslu Sumsel dalam melaksanakan pengawasan dalam pilkada serentak 2018 dan pemilihan Gubernur Sumsel dan pemilihan bupati dan walikota 2018,” katanya.

Selesai acara akan dilanjutkan acara tanggal 26 November sampai tanggal 1 Desember diadakan perkemakan pramuka dilaksanakan di Danau Ranau, OKU Selatan yang akan diikuti oleh 17 regu pramuka dan regu pembentukan Pramuka oleh Panwas 17 kabupaten kota yang terdiri dari regu yang akan dilaksanakan depan wisma Pertamina dan dilakukan pendakian gunung seluruh Panwas kabupaten kota untuk menempa Panwas tekanan dari semua pihak sehingga siap melaksanakan pengawasan.

Sedangkan Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi SE MSi mengatakan depan ini adalah Panwascam seluruh Sumsel jumlahnya 702 orang ditambah Panwas kabupaten kota mendekati hampir 800 orang.

“Ini tangan dan kaki kami yang akan mengawasi tahapan pemilu mulai dari hulu sampai hilir,” katanya.

Selain itu Bawaslu adalah salah satu lembaga Negara bertugas menyelenggara pemilu khusus mengawasi proses pilkada dan khususnya proses mengawasi pemilu.

“Pilkada yang jatuh tanggal 27 Juni 2018 dan Pemilu jatuh tanggal 17 April 2019,” katanya.

Menurutnya satu-satunya lembaga yang mengawasi pemilu di dunia adalah Bawaslu RI dari pusat hingga desa dan dari sabang sampai Merauke.

“Sumsel pilkada tanggal 27 Juni 2018 melibatkan lebih dari 230 ribu lebih penyelenggara mulai dari KPU, Bawaslu dan pihak keamanan, dananya hampir Rp2 triliun dan bukan sesuatu bukan sedikit,“ katanya.

Selain itu pihaknya menyiapkan PPS di setiap desa dan pengawas PPS yang hadir di setiap TPS dimana total pengawas nanti tidak lebih dari 40 ribu pengawas.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help