SriwijayaPost/

Banyak Ikan Mati di Aliran Sungai Ayek Betung Pagaralam Diduga Akibat Letusan Abu Vulkanik

Sejumlah sungai di Kota Pagaralam mulai tercemar belerang. Hal ini terlihat dari banyaknya ikan yang mati di sekitar sungai.

Banyak Ikan Mati di Aliran Sungai Ayek Betung Pagaralam Diduga Akibat Letusan Abu Vulkanik
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Ikan mati di Sungai Ayek Betung Pagaralam diduga akibat abu vulkanik dari gunung Dempo 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Akibat letusan Freaktik Gunung Api Dempo (GAD) yang menghumbuskan abu Vulkanik setinggi 1.000 meter pada Kamis (9/11/2017) lalu.

Sejumlah sungai di Kota Pagaralam mulai tercemar belerang. Hal ini terlihat dari banyaknya ikan yang mati di sekitar sungai.

Kondisi ini juga terjadi di kawasan Kabupaten Empat Lawang. Banyak ikan mati dialiran sungai Musi yang memang merupakan jalur aliran Lahar jika GAD meletus. Namun kondisi yang sama terjadi Pagaralam yaitu dialiran Sungai Ayek Betung.

Pantauan sripoku.com, Minggu (12/11/2017) menyebutkan, berbagai jenis ikan tampak mati di sepanjang Sungai Ayek Betung.

Tidak hanya itu ikan-ikan yang mati tersebut tampak sudah membusuk. Tidak hanya itu tampak ada bekas abu Vulkanik di dedaunan yang ada di tepi sungai.

Djaya (35) salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari kawasan Sungai Ayek Betung membenarkan jika banyak ikan sungai yang mati. Bahkan pihaknya sudah melihat langsung ikan-ikan mati tersebut.

"Benar pak banyak sekali ikan di Sungai Ayek Betung yang mati. Diduga akibat sungai tersebut tercemar belerang dari Gunung Dempo," ujarnya.

Warga menduga aliran Sungai tercemar akibat abu Vulkanik yang ada di Gunung Dempo terbawa hujan dan masuk ke aliran sungai. Pasalnya memang beberapa hari ini Pagaralam diguyur hujan lebat.

"Ini terjadi setelah Gunung kemarin mengeluarkan asap abu. Mungkin abunya terbawa arus hujan jadi masuk ke sungai," katanya.

Sementara itu, Petugas Pos Pemantau GAD, Megi menjelaskan, bisa saja ikan yang mati tersebut akibat sungai tercemar belerang yang terbawa oleh Abu Vulkanik. Selian itu, sungai Ayek Betung memang menjadi salah satu sungai yang akan dialiri lahar jika GAD meletus.

"Bisa saja akibat abu vulkanik kemarin. Abu yang menumpuk diatas puncak GAD terbawa air hujan dan masuk ke aliran sungai," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help