SriwijayaPost/

Update SFC

Sanksi Umuh Kalah dari Borneo, Bikin Persib Belum Aman dari Gangguan Persela-SFC?

Menurut Asep, pelanggar regulasi kompetisi merupakan wewenang PT Liga Indonesia Baru untuk menjatuhkan sanksi.

Sanksi Umuh Kalah dari Borneo, Bikin Persib Belum Aman dari Gangguan Persela-SFC?
PERSIB.CO.ID
skuad Persib Bandung merayakan gol Atep ke gawang Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (29/4/2017). 

SRIPOKU.COM-Persib Bandung memang sudah aman di posisi mereka ke-11, namun masih ada satu pertandingan lagi yang membuat Maung Bandung bisa melewati PS TNI. Sebab, dua tim di bawahnya Sriwijaya FC juga sudah sulit melewati klub asal Bandung ini termasuk juga Persela Lamongan.

Secara hitung-hitungan, jika Persib kalah dari Perserui, Persib yang mengantongi nilai 41 tidak akan terlampaui oleh Sriwijaya FC yang juga mengantongi nilai 41  dan Persela dengan nilai 40, yang berada di bawahnya, terlebih SFC akan menghadapi Persipura di kandang mereka. Persib juga unggul head to head dari SFC maupun Persela.

Sementara Persib akan menjamu Perserui, nah jika kalah maka Persib akan tergusur oleh SFC, tetapi dengan catatan pula SFC menang atau imbang lawan Persipura.

Faktanya juga Persib menentukan nasib Semen Padang dan Perserui yang bersaing keluar dari zona degradasi. Jadi kalah menangnya Persib memberikan keuntungan kepada kedua tim yakni Semen Padang dan Perseru.

Gagal Poin Tandang dan Kasus Umuh

PERSIB Bandung gagal mengamankan poin tandang, setelah ditaklukkan Borneo FC dengan skor 1-2 pada pertandingan tandang Liga 1 2017 di Stadion Muawarman, Bontang, Rabu (8/11/2017). Dua gol kemenangan Brorneo dicetak melalui Patrich Wanggai dan Lerby Eliandry, sedangkan gol tunggal tim berjuluk Maung Bandung
diciptakan oleh Fulgensius Billy Paji Keraf.

Seusai pertandingan, pelatih Persib, Emral Abus menilai pasukannya sudah bekerja keras dan memberikan perlawanan. Hal itu terlihat dari beberapa peluang yang diciptakan oleh Achmad Jufriyanto dkk."Pertandingan cukup bagus, kami dari Persib kalau melihat permainan kami kuasai dari ball possession seusai dengan yang
diharapkan, terbukti di menit kedua sudah dapat peluang tapi tidak bisa diselesaikan. Sehingga Borneo unggul 2-0," kata Emral.

Setelah tertinggal dua gol, Persib mencoba mengejar ketertinggalannya, Emral pun memasukan tenaga baru dengan menarik keluar Shohei Matsunaga dan digantikan oleh Fulgensius Billy Paji Keraf. Masuknya Billy pada menit ke-69, membawa pengaruh posotif, ia pun berhasil memperkecil ketertinggalan Maung Bandung menjadi 1-2 pada menit 71 setelah sepakannya gagal diantisipasi penjaga gawang Borneo.

"Alhamdulillah di babak kedua bisa bangkit dan Billy bisa memperkecil kekalahan dan sempat di terahir Zola (dapat peluang) sayang tidak membuahkan hasil, karena kalau bisa (gol) akan jadi 2-2, akhirnya kalah jadi 2-1," jelasnya.

Manajer Persib Disanksi 6 Bulan
MANAJER Persib Bandung Umuh Muchtar dijatuhi hukuman 6 bulan larangan beraktivitas di dunia sepak bola dalam kegiatan di lingkungan PSSI serta denda Rp 50 juta. Putusan itu keluar dalam sidang Komisi Disiplin PSSI yang berlangsung di Jakarta, Selasa 7 November 2017, Umuh Muchtar dianggap menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas terhentinya pertandingan antara Persija melawan Persib di Stadion
Manahan, Solo, 3 November 2017.

Umuh Muchtar dnilai terbukti memanggil para pemain Persib dari technical area ke pinggir lapangan. Tujuannya adalah untuk meminta pemain tidak melanjutkan pertandingan karena tidak puas atas kepemimpinan wasit.
"Merujuk kepada pasal 22 Kode Disiplin PSSI, Umuh Muchtar dihukum larangan beraktivitas sepak bola dalam kegiatan di lingkungan PSSI selama 6 bulan dan denda Rp 50 juta karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 144 Kode Disiplin PSSI." Demikian petikan putusan Komisi Disiplin PSSIs eperti dilaporkan Galamedianews.

Hasil keputuan tersebut bisa lebih ringan seandainya Umuh Muchtar mengajukan banding. Hal itu terungkap dalam salinan keputusan Komisis Disiplin PSSI.?

Maung Bandung terus dibanjiri sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI. Sebelumnya, Maung Bandung didenda Rp 20 juta? akibat protes berlebihan saat dijamu Madura United. Komisi Disiplin PSSI menyanggah dapat memberikan hukuman degradasi untuk Maung Bandung. Hanya operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru yang berhak mengeluarkan keputusan seperti itu.  Hal tersebut dijelaskan langsung Asep Edwin Firdaus selaku Ketua
Komisi Disiplin PSSI. Mereka menggelar sidang berkat rekomendasi dari PT Liga Indonesia Baru. Namun, tidak punya hak mengambil ketetapan terhadap kubu yang melanggar regulasi.

Menurut Asep, pelanggar regulasi kompetisi merupakan wewenang PT Liga Indonesia Baru untuk menjatuhkan sanksi. Komdis PSSI hanya menghukum apabila ada peserta yang melanggar kode disiplin. "Yang berhak menafsirkan Persib mundur itu PT LIB karena regulasi bukan wewenang Komdis. Komdis hanya mengatur yang ada di dalam kode disiplin," kata Asep.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help