SriwijayaPost/

'Biasonyo Dak Pernah Polisi Merazia di Jalan Pintas di Kawasan Tanjung Pering'

Satu per satu kendaraan baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat dilakukan pemeriksaan surat menyuratnya.

'Biasonyo Dak Pernah Polisi Merazia di Jalan Pintas di Kawasan Tanjung Pering'
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Sejumlah personel Sabhara Polres Ogan Ilir (OI) memeriksa kendaraan yang melintas di jalan poros Desa Tanjung Pering Inderalaya Utara Kabupaten OI, Selasa (7/11/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDERALAYA - Guna mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan berupa curanmor, curat, dan curas (3C), satuan Sabhara Polres Ogan Ilir (OI) menempatkan sejumlah personel di lokasi yang rawan terjadinya tindak kejahatan.

Salah satunya yakni terlihat di jalan poros Desa Tanjung Pering Kecamatan Inderalaya Utara, Selasa (7/11/2017) pukul 10.00.

Pantauan di lokasi, satu per satu kendaraan baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat dilakukan pemeriksaan surat menyuratnya.

Tentu saja, apa yang dilakukan oleh petugas tersebut, membuat sejumlah pengendara merasa ketar-ketir lantaran mereka menyadari bila kendaraan roda dua yang mereka bawa dari sisi fisik kendaraan tidak dilengkapi dengan kaca spion, walaupun SIM dan STNK-nya ada.

"Biasonyo dak pernah polisi merazia di jalan pintas di kawasan Tanjung Pering yang menembus ke Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Inderalaya.

Tentu saja, aku merasa kaget. Karena, tiba-tiba ada banyak polisi dan ada juga polisi yang memakai senjata laras panjang," ujar Jidan seorang pengendara sepeda motor, Selasa (7/11/2017).

Saat dikonfirmasi di lokasi, Kanit Sabhara Polres OI Ipda Roland Tampubolon SH menerangkan yang dilakukan oleh jajarannya itu, merupakan bagian dari Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD).

"Kegiatan ini rutin dilakukan dan terus berlanjut. Kita lakukan patroli di wilayah-wilayah yang disinyalir rawan terjadinya tindak kejahatan kriminal 3C. Mudah-mudahan dengan dilakukannya kegiatan KKYD ini, dapat memgantisipasi tindak kejahatan kriminal 3C," ujar Ipda Roland Tampubolon.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help