SriwijayaPost/

Update SFC

Kapten Hyun Koo:Menyenangkan Suporter di Akhir Musim Lebih Penting

"Saya juga tidak bisa berbuat apa-apa. Karena memang tim ini terus mendapatkan masalah (salah satunya soal terlambatnya pembayaran gaji),"

Kapten Hyun Koo:Menyenangkan Suporter di Akhir Musim Lebih Penting
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Yu Hyun Koo saat unjuk kebolehan didepan santri Aulia Cendikia bersama Hapit, Ichsan, Rangga, dan Rizky Dwi Ramadhana, Minggu (5/3/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Bukan tanpa spirit, Sriwijaya FC justru tidak akan mengampuni tamunya Gresik United dalam pertandingan kandang terakhir Liga Indonesia musim 2017 yang akan digelar, di Stadion Bumi
Sriwijaya, Minggu (5/11) pukul 15.00 WIB.

Sebab, Sriwijaya FC memiliki hutang yang harus dibayar kepada suporter dan fans yakni merebut kemenangan di kandang. Sebab, jika bicara soal degradasi, Laskar Wong Kito sudah lolos, sementara jika bicara peringkat, hanya kemenangan di dua pertandingan lah yang akan membawa SFC keluar dari posisi 14, jika pun menang di kandang lawan Gresik ini, posisi SFC belum terbantu dan melampaui posisi Persela Lamongan yang kini berada di peringkat ke-13.

Apalagi Lamongan tengah berada di posisi performa apik dan akan menjamu tim lemah Persiba Balikpapan pada hari yang sama.

"Kalau bicara soal posisi, kita memang masih berharap bisa lebih baik dari sekarang, sementara kami sudah lolos dari degredasi, maka spirit kami adalah mempersembahkan tiga poin kepada suporter yang selama ini mendukung kami tanpa kenal lelah," jelasnya.

Menurut Kapten Sriwijaya FC ini, Sriwijaya FC belum sekalipun menang dalam tiga pertandingan terakhir, saat lawan Arema, 20 Oktober 2017 di kandang, mereka tertahan 1-1, begitupun saat menghadapi PS TNI dan Bali United, Laskar Wong Kito gagal merebut poin, maka di pertandingan ke-33 inilah harapan SFC untuk mengakhiri paceklik.

Sebab, di laga terakhir lawan Persipura nanti justru dilakoni di Jayapura, sehingga di laga tandang itu, peluang SFC sedikit lebih sulit untuk merebut kemenangan.

"Sekali lagi yang penting kita semangat dan maunya kami harus merebut tiga poin, karena ini akan menjadi modal bagi kami menjalani pertandingan terakhir lawan Persepira di Papua," ujar Yu.

Tahun Buruk Laskar Joko Samudro
MENJALANI takdir, tahun 2017 seolah menjadi musim yang tak berpihak bagi Persegres Gresik United. Terus menghuni dasar klasemen, tim berjulukan Laskar Joko Samudro itu juga memastikan diri turun kasta ke Liga 2 musim depan.

Di antara 18 tim di Liga 1, Persegres mencatat perolehan poin paling minim, yakni 10 poin.

Selain itu, Satria Tama dkk juga mencatat rekor kebobolan terburuk dengan 91 gol, lebih parah ketimbang Persiba Balikpapan (58 gol) dan PS TNI (55 gol).

Halaman
12
Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help