SriwijayaPost/

Update SFC

Widodo Ingin Irfan Bachdim cs Tidak Remehkan Sriwijaya FC Karena Hal Ini

“Saya mencatat cuaca panas di pertandingan ini mencapai 34 derajat celcius, sehingga pemain kami kelelahan.

Widodo Ingin Irfan Bachdim cs Tidak Remehkan Sriwijaya FC Karena Hal Ini
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Widodo Cahyono Putro, head coach Laskar Wong Kito. 

SRIPOKU.COM, BALI-Jelang duel lawan Sriwijaya FC, Pelatih Widodo C Putro tidak ingin anak asuhnya hilang fokus dan konsentrasi.

Baginya, Bali kini berada di jalur persaingan merebut gelar juara, maka itu saat menjamu Sriwijaya FC di Bali, Irfan Bachdim dkk diminta bermain serius dan memburu tiga poin.

"Dikandang, kami tidak boleh lengah, Sriwijaya FC  tim berkualitas, mereka sangat berbahaya jika tidak fokus dan menganggap remeh," ujar Widodo.

Diakuinya, Bali yang kini tercecer di peringkat ketiga, namun selisih poin yang sangat tipis dengan pemuncak klasemen, akan membuat persaingan makin sengit, Bali hanya menunggu PSM dan Bhayangkara terpeleset.

Widodo Cahyono Putro.
Widodo Cahyono Putro. (Republika)

Maka itu, mereka fokus di laga kandang menghadapi SFC, selisih poin dan gol akan sangat penting dan berperan membawa Bali untuk merebut juara.

Sebagai mantan Pelatih SFC musim lalu, Widodo tahu betul bagaimana kekuatan SFC, karena dia turut berperan membentuk skuat Laskar Wong Kito.

Sementara itu menyoal kegagalan merebut puncak klasemen dari genggaman PSM Makassar dan Bhayangkara, pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro mengaku tidak kecewa dengan hasil imbang 1-1 melawan Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin kemarin.

Bali United nyaris gagal membawa pulang poin setelah tertinggal lewat gol Willian Lira hingga masa injury time. Namun Sylvano Comvalius tampil sebagai pahlawan berkat golnya yang sukses menyamakan kedudukan.

Tambahan satu angka membuat Bali United tetap berada di peringkat ketiga klasemen dengan nilai 59, tertinggal dua angka dari PSM yang berada di posisi puncak.

“Kami sebetulnya menargetkan kemenangan, tapi kami juga mensyukuri hasil seri ini. Kami berada dalam tekanan lawan, tapi kami akhirnya bisa mencetak gol [penyeimbang],” ujar Widodo.

Irfan Haarys Bachdim.
Irfan Haarys Bachdim. (pau168.com)

Mantan asisten pelatih timnas Indonesia ini menambahkan, faktor cuaca turut berpengaruh dalam performa anak asuhnya. Menurut Widodo, pemain kesulitan mengembangkan permainan akibat stamina mereka terkuras.

“Saya mencatat cuaca panas di pertandingan ini mencapai 34 derajat celcius, sehingga pemain kami kelelahan. Seharusnya di bawah cuaca seperti ini ada water break,” imbuh Widodo.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help