SriwijayaPost/

Oh, Ternyata Begini Sejarah Asal Muasal Perayaan Hallowen

Siapa yang memulai perayaan Halloween? Inilah hal yang perlu Anda ketahui tentang sebuah pesta yang dirayakan setiap akhir Oktober di Amerika.

Oh, Ternyata Begini Sejarah Asal Muasal Perayaan Hallowen
net
Hallowen 

SRIPOKU.COM- Para ahli arkeologi masih menggali akar tradisi Halloween ini di pusat-pusat spiritual Celtic, seperti Bukit Ward (awalnya dikenal sebagai Tlachtga) di County Meath, Irlandia.

Hari besar ini merupakan tradisi dari perayaan Samhain. Tahun Baru Kelt diperkirakan jatuh saat matahari terbenam antara 31 Oktober dan 1 November.

Masyarakat meyakini bahwa pada malam Samhain, jiwa-jiwa yang telah mati di tahun sebelumnya melakukan perjalanan dari Bumi ke akhirat. Saat itu dipercayai pula sebagai waktu di mana pintu antara dua dunia terbuka.

Sejarah mencatat bahwa api unggun telah menyala di situs-situs besar seperti Tlachtga. Bukti pembakaran skala besar pun memang telah ditemukan. Pembakaran ini mungkin telah digunakan untuk pengorbanan, atau melambangkan matahari, karena Tlachtga dikenal sebagai salah satu dewi matahari.

Halloween tiba di Amerika

Imigran Eropa lah yang membawa Halloween ke Amerika Serikat. Berbeda dengan tradisi awal, Halloween saat ini telah menyatu dengan budaya Amerika.

Perayaan ini mulai dilakukuan saat ledakan imigrasi Irlandia ke Amerika Serikat pada tahun 1800-an. Anoka, Minnesota, mungkin menjadi rumah bagi perayaan resmi tertua Halloween Amerika Serikat. Pada tahun 1920, kota mulai melakukan pementasan parade dan api unggun.

Perayaan mungkin memiliki tujuan lain. Sejarawan dari Anoka mengatakan bahwa penduduk kota menolak kegiatan tak penting dan cenderung mengganggu saat Halloween, seperti melepaskan sapi ke jalan utama dan membalikkan kakus. Hingga saat ini, perayaan Halloween mencakup hal baik dan menyenangkan.

Halloween menjadi ladang bisnis

National Retail Federation melakukan survey konsumen terkait kebiasaan orang Amerika saat Halloween. Sejumlah 171 juta konsumen AS berencana merayakan Halloween pada 2016. Mereka tidak segan membuka dompet untuk merayakannya.

Halaman
12
Editor: Budi Darmawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help