Terbukti tidak menyetorkan Uang Perlunasan Kredit, Adriwiansyah Divonis 5 Tahun Penjara

Selain vonis 5 tahun penjara, Adriwiansyah diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,6 miliar.

Terbukti tidak menyetorkan Uang Perlunasan Kredit, Adriwiansyah Divonis 5 Tahun Penjara
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Terdakwa menjalani sidang di PN Palembang, Senin (23/10/2017) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Terbukti tidak melaporkan serta menyetorkan uang setoran pelunasan Kredit Serbaguna (KSG) sebesar Rp1,048 M dalam penyaluran kredit tidak sesuai aturan sebesar Rp 497,2 juta di Bank SumselBabel cabang Banyuasin terdakwa Adriwiansyah (38) divonis majelis hakim yang diketuai Elly Warti SH dengan pidana penjara selama 5 tahun di persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Senin (23/10/2017).

Tak hanya itu, majelis hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 50 juta atau subsider 5 bulan kurungan.

Adriwiansyah diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,6 miliar subsider 6 bulan.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Afriansyah SH dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 6 bulan.

"Terdakwa ini terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 3 UU Tipikor,"ujar Elly Warti SH dimuka persidangan.

Terungkap dalam persidangan, kejadian bermula pada Juni 2013 silam. Beberapa nasabah mengajukan pinjaman dengan besaran bervariasi.

Hanya saja, setelah dana pinjaman tersebut cair dan nasabah melakukan pembayaran setoran atau cicilan, oleh terdakwa uang tersebut yang seharusnya masuk ke kas negara melalui Bank SumselBabel cabang Pangkalan Balai.

Akibat dari perbuatan terdakwa tersebut, uang seharusnya disetor malah tidak dilakukan oleh terdakwa serta beberapa proses pemberian kredit yang dilakukan terdakwa tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Terdakwa yang selama proses persidangan didampingi tim penasehat hukum dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Sejahtera Palembang, Azri Yanti SH menyatakan pikir-pikir dan akan menentukan sikap dalam beberapa hari ke depan.

"Kita pikir-pikir dulu, semoga secepatnya bisa mengambil keputusan," ujar Yanti.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved