SriwijayaPost/

Pemkab Muaraenim akan Sewa Terminal dan Pasilitasnya untuk Parkir Truk Batubara

Jka tidak dimanfaatkan tentu akan menjadi beban pemerintah daerah terutama untuk biaya pemeliharaannya.

Pemkab Muaraenim akan Sewa Terminal dan Pasilitasnya untuk  Parkir Truk Batubara
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak Plt Kadishub Muaraenim Riswandar pimpin rapat rencana sewa pakai eks lahan terminal regional Muaraenim oleh perusahaan truk angkutan batubara, Jumat (13/10). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Untuk mengatasi kemacetan yang disebabkan oleh angkutan truk batubara, Pemkab Muaraenim akan menyewakan lahan dan bangunan eks terminal regional Muaraenim sebagai tempat parkir truk angkutan batubara.

"Kita ingin menawarkan solusi pada angkutan truk batubara yang selama ini membuat kemacetan dan keluhan masyarakat," ujar Plt Kadishub Muaraenim Riswandar pada rapat diruang Serasan III Muaraenim, Jumat (13/10/2017).

Menurut Riswandar, bahwa setelah kantor Dishub Muaraenim baru selesai dibangun tentu akan pindah ke gedung yang baru, dan gedung yang lama tidak terpakai.

Dan jika tidak dimanfaatkan tentu akan menjadi beban pemerintah daerah terutama untuk biaya pemeliharaannya.

Bahkan sebaliknya jika dimanfaatkan dengan sewa pakai akan bisa memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Muaraenim.

Selain itu juga, ada permasalahan angkutan truk batubara yang selama ini menjadi biang kemacetan karena menumpuk di perbatasan Muaraenim - Lahat sehingga sering menjadi keluhan masyarakat karena menganggu pengguna jalan lain.

Atas dasar pertimbangan diatas, kata Riswandar, pihaknya berencana untuk menyewakan lahan eks terminal regional Muaraenim, dengan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Namun sebelumnya, tentu akan dilakukan peninjauan aset bersama sehingga bisa diketahui kondisi eks terminal sebelum disewakan kepada penyewa dan jika sudah selesai disewa harus diperbaiki seperti semula.

"Kita sudah ada hitungannya besaran sewanya, berdasarkan perhitungan KPKN Lahat," ujar Riswandar tanpa menyebut besarannya.

Sedangkan itu Kadis PU BM Muaraenim A Yani, pada prinsipnya pihaknya menyetujui rencana Pemda akan menyewakan eks terminal, namun sebelumnya dilakukan perhitungan yang matang dan perjanjian dahulu dengan penyewa.

Sebab terminal tersebut dibangun dengan kekuatan sekitar 10 MST berjalan, jika dijadikan tempat parkir truk batubara tentu bebannya semakin berat selain lebih dari 10 MST juga kenadaraannya berhenti sehingga dikhawatirkan umur eks terminal akan cepat rusak dan hancur.

"Jadi pastikan dulu mereka siap memperbaiki seperti semula jika rusak," ujar Yani.

Sementara itu menurut Husin dari Bapenda (Dispenda) Muaraenim, pihaknya setuju dengan rencana tersebut, namun sebelum dilakukan benar-benar sudah disiapkan baik secara fisik dilapangan maupun non fisik seperti legal hukumnya sehingga tidak menjadi permasalahan di kemudian hari.

"Sebenarnya sudah ada beberapa Perda untuk payung hukumnya tinggal pilih yang paling tepat saja," ujar Husin.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help