SriwijayaPost/

Kuku dan Jari Balita Ini Terkoyak Hampir Putus Hingga Terpaksa Diamputasi, Karena Mainan Ini

Jangan sampai kejadian seperti yang saya alami ini menimpa anak anda, menyesal kemudian tiada gunanya.

Kuku dan Jari Balita Ini Terkoyak Hampir Putus Hingga Terpaksa Diamputasi, Karena Mainan Ini
Net 

SRIPOKU. COM-- Seorang balita mengalami cedera parah di bagian jari telunjuk tangan kanan akibat tersangkut dan terkepit dalam mainan.

Chell, ibu balita yang bernama Danish, berkata, kuku dan isi jari anaknya, Danish, terpaksa dipotong karena sudah tidak dapat diselamatkan lagi.

Baca: Dibangun Oleh Mahluk Gaib, Masjid Ini Berbentuk Aneh, Bahannya Pun Terbuat Dari Ini

Baca: Gila, Kafe Ini Menyediakan Paha-Paha Wanita Cantik, Bisa Melihat Sepuasnya

Net
Net ()

Foto-foto peristiwa yang menimpa Danish dibagikan oleh orangtuanya melalui media sosial  Facebook pada pukul 15.00 itu kini telah dilihat oleh 1,574 netizen, yang menyatakan tentang kekhawatiran ibu bapak.

"Ini anak saya. Peringatan untuk semua ibu bapak di luar sana.

Mainan ini telah membuat kuku dan isi jari anak saya dipotong karena sudah tidak dapat diselamatkan lagi.

Net
Net ()

"Ya Allah, hanya dia yang mampu merasakan sakit dan kekesalan di hati melihat anak menangis tak berhenti-henti disebabkan kelalaian diri sendiri.

 "Lihatlah benda ini seperti tidak membahayakan, tetapi inilah yang terjadi  kepada anak laki-laki saya.

"Dia masukkan jari ke dalam lubang kecil itu. Kemudian tersangkut dan dia mencoba mengeluarkan jarinya secara paksa sehingga terkoyak, ujung jari hampir terputus karena tekanan semakin kuat apabila tangan monyet itu ditekan.

Net
Net ()

"Hati-hati buat anak-anak kecil di luar sana. Jangan sampai anak-anak berebut mainan, jika tidak ingin kejadian ini terjadi pada anak andau. Kulit anak kecil ini lembut dan memang sangat mudah hancur pada benda yang kita anggap tidak berbahaya tetapi sebenarnya berbahaya bagi mereka," katanya.

Net
Net ()
Net
Net ()

Justru, Chell berharap semua orangtua berhati-hati dan pastikan mainan anak-anak mereka selamat dan tidak membahayakan.

"Jangan sampai kejadian seperti yang saya alami ini menimpa anak anda, menyesal kemudian tiada gunanya. Setiap hari harus bolak baik rumah sakit untuk mengobati luka anak saya Danish," kata Chell, ibu Danish.

Penulis: ewis herwis
Editor: ewis herwis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help