SriwijayaPost/

Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri

Selepas mengambil uang, korban pun langsung menuju ke kantor dan di tengah perjalanan sudah merasa bannya pecah.

Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan7_20171012_190404.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan1_20171012_190127.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan3_20171012_190342.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - permapokan4_20171012_190259.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan5_20171012_190326.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan6_20171012_190333.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan8_20171012_190537.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH

Adanya dugaan korban telah diikuti keempat pelaku disebabkan karena ban kiri bagian belakang dari mobil yang dikendarai korban ternyata telah pecah akibat tusukan besi yang masih menempel.

Kemungkinan, besi tersebut ditancapkan pelaku saat mobilnya terparkir, sedangkan korban tengah mengambil uang di Bank BCA Cabang Celentang.

Selepas mengambil uang, korban pun langsung menuju ke kantor dan di tengah perjalanan sudah merasa bannya pecah.

"Saya tetap lanjut jalan sampai di kantor," ucapnya sembari menyebut uang jika Rp. 30 juta tersebut rencananya bakal dipergunakan untuk biaya operasional perusahaan.

Yuhardi (37), saksi mata yang juga karyawan perusahaan setempat, mengatakan pelaku mengendarai dua sepeda motor jenis matik.

Saat beraksi kedua pelaku yang dibonceng langsung turun dan memecahkan kaca mobil, sedangkan yang satunya melepaskan tembakan ke udara sebanyak satu kali.

"Waktu bos dirampok itu, kami sudah teriak-teriak "Rampok" tapi pelaku langsung menembak jadi kami sembunyi. Pelakunya pakai helm semua, tapi yang turun itu helmnya terbuka sedikit. Sempat saya lihat bibirnya sumbing, pelaku yang bawa senpi itu," ungkap Yunardi.

===

Pantauan Sripoku.com, usai kejadian tim identifikasi Polda Sumsel langsung menuju TKP.

Beberapa barang bukti berhasil diamankan, diantaranya busi yang digunakan pelaku untuk memecahkan kaca mobil.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help