SriwijayaPost/

Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri

Selepas mengambil uang, korban pun langsung menuju ke kantor dan di tengah perjalanan sudah merasa bannya pecah.

Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan7_20171012_190404.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan1_20171012_190127.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan3_20171012_190342.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - permapokan4_20171012_190259.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan5_20171012_190326.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan6_20171012_190333.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Dikejar Perampok Bersenpi, Kepala Cabang ini Sempat Kabur Lewat Pintu Kiri - perampokan8_20171012_190537.jpg
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kepala Cabang PT. Petro Artha Indo (Perusahaan penjualan solar industri), Edi (40), langsung kabur lewat pintu kiri mobil Innova Silver BG 1116 EE yang dikendarainya, saat salah satu dari kawanan perampok tiba-tiba memecahkan kaca di samping kemudi.

Meski sudah lari ke luar dari mobil, tapi korban tetap dikejar oleh salah seorang pelaku lainnya yang memegang senjata api.

Beruntung nyawa korban berhasil selamat karena pelaku segera kabur setelah rekannya yang memecahkan kaca berhasil mengambil uang tunai Rp 30 juta di dalam box kecil di dekat rem tangan.

"Pelakunya empat orang, dua orang pilot (pengemudi) tetap di motor. Sedangkan dua pelaku lainnya langsung memecahkan kaca mobil saya dan mengambil uang di dalam box dekat rem tangan," kata Edi, yang tampak masih shock usai kejadian.

===

Wajar jika korban trauma, sebab perampokan itu terjadi tepat sesaat ia baru tiba dan memarkirkan mobil di depan kantornya, Jalan Residen Abdul Razak, No. 57, 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelum kejadian, dia memang baru saja mengambil uang di Bank BCA Cabang Celentang, Jalan Brigjen A. Hasan Kasim, sekitar pukul 14.00 WIB.

Selama perjalanan dari bank menuju ke kantornya pun, korban mengaku tidak merasa telah diikuti pelaku.

"Saya tidak terlalu memperhatikan, jadi tidak merasa (telah diikuti)," kata pria keturunan Tionghoa ini.

===

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help