SriwijayaPost/

BNPB Terbangkan Drone Pantau Kawah Gunung Agung

Tidak adanya peralatan di puncak kawah menyebabkan tidak dapat diketahui kondisi visual secara terus menerus.

BNPB Terbangkan Drone Pantau Kawah Gunung Agung
bpnb
BPNB Menerbangkan Drone untuk pantau Gunung Agung 

SRIPOKU.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) mengerahkan drone untuk memantau aktivitas vuklanik di Gunung Agung. Menurut BNPB, aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi sehingga PVMBG masih menetapkan status awas atau di Level 4 sejak Jumat (22/9/2017) hingga saat ini.

Kepala BNPB Willem Rampangilei yang menginisasi penggunaan drone ini mengatakan drone yang digunakan untuk memantau kawah Gunung Agung harus yang punya kemampuan terbang tinggi dan dapat mendokumentasikan semua fenomena di kawah.

"Tanpa drone kita tidak tahu apa yang terjadi. Citra satelit tidak dapat setiap saat memantau perkembangan kawah. Oleh karena itu, drone menjadi pilihan yang terbaik. Aman, efektif dan update,” kata Willem, seperti dikutip dari siaran pers dari BNPB, Rabu (11/10/2017).

BNPB mengerahkan 5 unit drone dengan spesifikasi berbeda. 3 unit drone fixed wing yaitu Koax 3:0, Tawon 1.8 dan Mavic, sedangkan 2 unit drone jenis rotary wing adalah multi rotor M600 dan Dji Phantom. Drone Koax 3:0 dan Tawon 1.8 memiliki kemampuan terbang hingga 13.000 kaki.

Tidak adanya peralatan di puncak kawah menyebabkan tidak dapat diketahui kondisi visual secara terus menerus. Sementara itu puncak kawah berbahaya dan tidak boleh ada aktivitas masyarakat.

Baca: Disakralkan Umat Hindu. Jika Mendaki Gunung Agung, Jangan Abaikan Pantangan Ini

Baca: Viral! Awan Berlafadz Allah Muncul di Langit Purwakarta

Mengingat tinggi Gunung Agung sekitar 10.400 kaki, maka diperlukan drone yang memiliki kemampuan terbang tinggi.

Adapun drone rotary wing digunakan karena mampu terbang ketinggian 500 meter untuk memetakan permukiman dan alur-alur sungai. Untuk mendukung semua itu digunakan Ground Control Station yang mobile.

Persiapan untuk menerbangkan drone ini telah dilakukan pada Rabu (11/10/2017). Flight plan dan ujicoba terbang telah dilakukan hari ini dari landas pacu di Kubu.

Halaman
123
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help