SriwijayaPost/

Bawa Golok Sepanjang 45 Cm, Pria Ini Nekat Melintas di Depan Kantor Polisi

Saat digeledah pelaku terlihat menghindar dan mencoba mengambil sesuatu di dalam bajunya.

Bawa Golok Sepanjang 45 Cm, Pria Ini Nekat Melintas di Depan Kantor Polisi
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Anggi Putra (18) warga Desa Mandi Angin Kecamatan Rawasilir Kabupaten Muratara ditangkap anggota Polsek Karangdapo karena membawa senjata tajam. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MURATARA - Anggi Putra (18) warga Desa Mandi Angin Kecamatan Rawasilir Kabupaten Muratara ditangkap personsel Polsek Karangdapo.

Ia ditangkap saat melintas di depan Mapolsek Karangdapo karena kedapatan membawa golok sepanjang 45 cm yang diselipkan di bagian depan badannya.

Penangkapan bermula ketika tujuh personel Polsek Karangdapo menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) atau razia didepan mapolsek setempat pada Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 22.30 wib.

Saat itu, melintas seorang pemuda yang belakangan diketahui bernama Anggi Putra, menggunakan sepeda motor.

Oleh anggota yang sedang razia, pemuda tersebut dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan kendaraan dan badan.

"Saat digeledah pelaku terlihat menghindar dan mencoba mengambil sesuatu di dalam bajunya.

Melihat gerak gerik yang mencurigakan, dengan sigap anggota berhasil mengamankan sebilah pisau panjang atau golok jenis penusuk dengan panjang 45 cm dalam penguasaan pelaku, yang disembunyikan pada baju bagian depannya,” ujar Kapolres Musirawas AKBP Pambudi melalui Kapolsek Karangdapo Iptu A Yani, Kamis (12/10/2017).

Dikatakan, tersangka saat ini sudah diamankan di Polsek Karangdapo. Tersangka melanggar pasal 2 UU 12 tahun 1951 karena menguasai dan membawa senjata penikam atau senjata penusuk dengan ancaman maksimal sepuluh tahun penjara.

Kapolres Musirawas AKBP Pambudi menambahkan, kegiatan KKYD merupakan salah satu upaya kepolisian dalam mencegah tindak premanisme, pencurian (3C), peredaran narkoba dan kejahatan lainnya.

"Harapan kita semoga dengan ditingkatkannya kegiatan kepolisian dilapangan, situasi keamanan akan semakin kondusif. Masyarakat tidak perlu takut bila melihat kegiatan polisi dilapangan, taati aturan berlalu lintas yang berlaku dan jangan membawa barang terlarang,” ujarnya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help