SriwijayaPost/

Wanita Ini Ditabrak Fuso di Jembatan Keramasan Bersama Motornya Terseret di Kolong Truk. Ajaib!

Saat keluar dari kolong fuso, Tarti pun langsung dipeluk oleh sopir Fuso dan mengucapkan syukur karena ia dalam keadaan selamat.

Wanita Ini Ditabrak  Fuso di Jembatan Keramasan Bersama Motornya Terseret di Kolong Truk. Ajaib!
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Tarti sempat masuk ke bawa kolong mobil fuso tersebut. Usai kejadian tersebut, Tarti langsung dibawa ke RS Bari, Palembang untuk mendapatkan perawatan yang intensif, Rabu (11/10), 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Tarti warga Jalan Musi HK Utama Karya Kecamatan Gandus ini, hanya bisa mengucapkan syukuran kepada allah.

Ini lantaran meski terlibat Kecelakan di jembatan Keramasan, usai ditabrak fuso dan hingga dirinya terseret lima meter. Tarti masih dalam keadaan selama dan hanya mengalami luka ringan.

Padahal saat kecelakaan yang dialaminya, Tarti sempat masuk ke bawa kolong mobil fuso tersebut. Usai kejadian tersebut, Tarti langsung dibawa ke RS Bari, Palembang untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Menggunakan selang pernapasan yang menempel dihidungnya. Tarti menuturkan, peristiwa yang dialaminya bermula saat ia hendak bekerja dari rumahnya menuju ke Jakabaring dengan mengendari sepeda motor Viar
miliknya.

"Saya mau ke Jakabaring pak, ada kerjaan. Tetapi malah begini jadinya," ungkap Tarti.

Lanjutnya, sebelum terjadi kecelakaan itu, ia sempat menginjak rem karena ada mobil di depannya yang berhenti.

Namun tiba-tiba, dari arah belakang ada sebuah Fuso yang langsung menabraknya dan menyeretnya.
Ketika disereat mobil fuso itu, tangan dan kepalanya sempat tertabrak motornya yang ikut terseret.

"Ada banyak mobil di belakang saya dan menabrak saya berulang kali. Helm saya hancur pak. Motor saya juga
rusak. Saat berhenti itu, saya ada dibawah mobil, saya sudah ngucap mati saya, mati saya, dan tiba-tiba mobil itu berhenti," katanya masih sedikit trouma.

Setelah mobil fuso itu berhenti, Tartipun langsung keluar dari kolong mobil. Tarti juga mengaku, saat itu pandangannya sudah gelap, dan mengalami luka di tangan dan kepalanya. "Saya merayap seperti tentara
pak, keluar mobil. Warga yang melihat kejadian pun langsung menolong saya dan membawa saya ke rumah sakit," ungkapnya.

Saat keluar dari kolong fuso, Tarti pun langsung dipeluk oleh sopir Fuso dan mengucapkan syukur karena ia dalam keadaan selamat.

"Alhamdulilah selamat," ucap salah satu keluarga Tarti yang menemaninya di IGD RSUD Palembang Bari. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help