SriwijayaPost/

Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Menuju Makam Puyang Serampu Ambruk

Warga setempat secara gotong royong untuk membangun jembatan darurat yang terbuat dari kayu.

Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Menuju Makam Puyang Serampu Ambruk
Tribunsumsel.com/Ariwibowo
Tak kuat menahan arus sungai ditambah hujan deras Selasa (10/10/2017) malam, jembatan penghubung lingkar Betung menuju makam Puyang Serampu yang ada di Desa Betung Kecamatan Abab ambruk. 

SRIPOKU.COM, PALI - Tak kuat menahan arus sungai ditambah hujan deras Selasa (10/10/2017) malam, jembatan penghubung lingkar Betung menuju makam Puyang Serampu yang ada di Desa Betung Kecamatan Abab ambruk.

Warga setempat secara gotong royong untuk membangun jembatan darurat yang terbuat dari kayu.

Hamza (50) warga setempat mengatakan, jembatan tersebut mengalami hal sama tahun 2015 lalu akibat faktor usia.

Kemudian oleh warga setempat diperbaiki dengan cara gotong royong dan mengusulkan ke Pemerintah Kabupaten PALI untuk dibangun kembali, tapi sampai saat ini belum ada jawaban dari Pemkab PALI dan sekarang ambruk.

"Hampir dua tahun ini jembatan itu rusak, tapi belum juga dibangun pemerintah. Jembatan ini satu-satunya jalan untuk kami beraktivitas sehari-hari ke kebun karet, jembatan penghubung jalan lingkar betung menuju makam leluhur warga Abab yaitu Puyang Serampu," kata Hamza kepada wartawan Tribun Sumsel, Ariwibowo, Rabu (11/10/2017).

Sambil menunggu dibangun pemerintah, Hamza mengaku dirinya bersama warga setempat lainnya kembali bergotong-royong memperbaiki jalan tersebut.

"Kami tidak mau aktivitas kami terhenti akibat jembatan ini rusak, oleh sebab itu kami secara gotong royong memperbaiki jembatan dengan menggunakan material seadanya dari kayu agar bisa kembali dipergunakan meskipun sifatnya darurat. Kami berharap, atas kejadian ini, Pemkab PALI bisa segera tanggap untuk cepat membangun jembatan ini," kata Hamza.

Ditambahkan kepala Desa Betung, Suhardi mengatakan pengajuan pembangunan jembatan penghubung lingkar desa Betung menuju makam puyang Serampu sudah diajukan pihak desa ke Pemkab PALI melalui Dinas PUBM.

"Semua administrasi termasuk surat hibah sudah kami lengkapi dan sudah diserahkan ke PUBM, tinggal pelaksanaan pembangunannya saja oleh pemerintah. Namun masalah waktu pelaksanaan pembangunan jembatan itu, belum ada jawaban pasti dari pihak terkait," ujar Suhardi.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) PALI, Etty Murniaty dalam waktu dekat ini akan memperbaiki jembatan orang atau motor itu.

"Akan segera diperbaiki dan akan kita cek lapangan," ujar Etty melalui pesan singkatnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help