SriwijayaPost/

Pokok Ini Awalnya Diduga Tunas Pisang, Tapi Kemudian Mekar dan Menebar Bau Busuk

Tanaman bunga yang memiliki nama latin Amorphophallus Titanum itu mengeluarkan aroma yang tak sedap.

Pokok Ini Awalnya Diduga Tunas Pisang, Tapi Kemudian Mekar dan Menebar Bau Busuk
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Christian Purba saat mengukur tanaman bunga bangkai yang tumbuh di halaman belakang rumahnya Jalan Riau Nomor 28 RT 2 RW 5 Kelurahan 26 Ilir D1 Kecamatan IB 1 Palembang, Rabu (11/10/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Awalnya dikira tanaman bongkol jantung pisang, namun sepekan kemudian tanaman tumbuh mekar yang mengeluarkan aroma tak sedap.

Bunga Bangkai yang tumbuh mekar di halaman belakang rumah Christian Purba Jalan Riau Nomor 28 RT 2 RW 5 Kelurahan 26 Ilir D1 Kecamatan IB 1 Palembang, cukup menghebohkan warga sekitar.

Dari pantauan Sripoku.com Rabu (11/10/2017), bunga bangkai tumbuh mekar dengan kelopak yang berwarna merah kecoklata.

Selain itu, tanaman bunga yang memiliki nama latin Amorphophallus Titanum itu mengeluarkan aroma yang tak sedap.

Tian, sapaan akrabnya, sempat terkejut melihat adanya tanaman yang tiba-tiba dikerubuti lalat dan semut. Setelah didekati dan diamati, Tian mengetahui bahwa tanaman yang tumbuh di halaman belakang rumahnya itu adalah tanaman Bunga Bangkai.

"Memang seminggu lalu saya sempat lihat, bentuknya kuncup seperti bongkol jantung pisang. Saya kira tanaman pohon pisang, jadi tidak begitu mempedulikannya. Tapi paginya, tiba-tiba mekar yang kelopaknya dikerubuti semut dan lalat," ujar Tian.

Tumbuhnya Bunga Bangkai di perkarangan rumahnya cukup aneh. Karena Tian dan keluarganya sama sekali tidak pernah menanam Bunga Bangkai.

Terlebih lagi bunga tumbuh di atas lahan rumput yang bersih. Memang posisi tumbuhnya bunga itu, sekitar berjarak tiga meter dijadikan tempat pembuangan sampah. Namun setiap harinya selalu dibersihkan.

Setelah diukur, Bunga Bangkai memiliki tinggi 56 cm dengan lebar kelopak bunga 50 cm.

"Memang aneh sekali ini, kita ketahui Bunga Bangkai itu tanaman yang langka sama seperti tanaman Bunga Raflesia. Sudah banyak orang yang lihat dan saya persilakan, kalau memang tahan dengan baunya yang tak sedap," ujarnya.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help