SriwijayaPost/
Home »

News

Kisah Khalifah Umar Dan Pria Tua Penanam Pohon Kurma, Baru Nanam Sudah Panen, Karena Hal Ini

Seandainya anak-anak dan keturunan saya pun telah tiada, bolehlah buah dari pohon ini dipetik oleh orang lewat yang membutuhkan.

Kisah Khalifah Umar Dan Pria Tua Penanam Pohon Kurma, Baru Nanam Sudah Panen, Karena Hal Ini
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM-- Ikhlas dalam bekerja memang seharusnya sudah menjadi pegangan hidup pada diri seseorang, karena jika suatu pekerjaan dilakukan dengan ikhlas, maka hasilnya pun akan terlihat dengan cepat.

Jika suatu pekerjaan dilakukan dengan ikhlas, apalagi untuk kepentingan orang lain dan bukan hanya menguntungkan diri sendiri, maka hasil yang didapat akan sangat besar, karena Allah yang membalasnya.

Seperti seorang guru yang telah mengajarkan ilmunya kepada murid-muridnya dengan tulus dan ikhlas, karena ilmunya tersebut tetap bisa di nikmati secara turun temurun hingga saat ini walaupun ia sudah meninggal dunia.

Buah kurma
Buah kurma ()

Baca: Penting Untuk Wanita! Inilah 10 Tanda Rahim Anda Tidak Sehat, dan Begini Cara Mengatasinya

Baca: Inilah 6 Pedang Paling Mematikan Yang Melegenda Sepanjang Sejarah, Kisah Mistisnya Mengerikan

Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan niat yang ikhlas dan tulus untuk orang lain maka Allah SWT yang akan membalasnya dengan memberikan rezeki dan pahala yang melimpah.

Seperti kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan seorang pria tua penanam pohon kurma ini.

Suatu ketika khalifah Umar bin Abdul Aziz berkeliling kota sambil menaiki kuda, beliau meninjau ibu kota untuk mengetahui secara langsung kondisi rakyatnya.

Di kejauhan sang khalifah melihat seorang yang sangat tua sedang menanam pohon kurma dengan asyiknya.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Dengan perlahan sang khalifah mendekati orang tua tersebut, setelah turun dari kudanya, khalifah Umar bin Abdul Aziz turun dari kudanya dan mengucap salam kepada si orang tua dan bertanya,” Assalamu’alaikum sedang apa engkau wahai Pak tua?”

Halaman
123
Penulis: ewis herwis
Editor: ewis herwis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help