SriwijayaPost/

Hujan yang Mengguyur Kota Pagaralam Mengkhawatir Warga yang Tinggal di Lereng Gunung

hujan terus menerus mengguyur Kota Pagaralam mulai dikhawatirkan warga yang tinggal di lereng gunung dan tebing-tebing.

Hujan yang Mengguyur Kota Pagaralam Mengkhawatir Warga yang Tinggal di Lereng Gunung
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak dinding panahan rumah warga dikawasan kelurahan Dempo Makmur yang longsor akibat curah hujan tinggi, Selasa (10/10/2017) 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Beberapa pekan ini Kota Pagaralam terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Bahkan hujan terus saja turun baik siang maupun malam hari.

Kondisi ini mulai dikhawatirkan sejumlah warga yang tinggal di kawasan rawan longsor seperti Kelurahan Dempo Makmur dan Gunung Dempo.

Kekhawatiran warga yang tinggal di dua kelurahan tersebut cukup beralasan. Pasalnya lokasi rumah warga banyak dibangun diatas tebing.

Tidak hanya itu rumah warga juga berada tepat dilereng-lereng bukit yang rawan longsor.

Pantauan sripoku.com, Selasa (10/10/2017), sudah ada sejumlah dinding penahan tebing di permukiman penduduk di kelurahan Dempo Makmur yang longsor.

Bahkan telah menimpa rumah warga meskipun tidak menyebabkan kerusakan. Namun dengan kondisi itu warga mulai khawatir jika terjadi longsor lebih besar.

Alamsyah (26) warga Kelurahan Dempo Makmur membenarkan jika sudah ada beberapa dinding penahan rumah warga yang longsor.

"Sudah ada beberapa dinding penahan rumah warga yang longsor. Jadi hal ini mulai membuat kami khawatir pak. Pasalnya rumah disini dibangun secara bertingkat dilereng tebing," ujarnya.

Warga berharap pihak terkait dapat memeriksa kondisi dinding penahan yang ada saat ini. Apakah mampu menaham curah hujan yang sangat tinggi.

Kepala BPBD Kota Pagaralam, Herawadi mengimbau kepada seluruh warga yang tinggal di kawasan rawan longsor seperti Gunung Dempo, Dempo Makmur, Kerinjing, Ujan Mas, dan kelurahan lainnya untuk waspada longsor.

"Curah hujan yang tinggi seperti saat ini membuat warga yang ada di kawasan rawan longsor harus waspada. Pasalnya hujan yang terus terjadi bisa menjadi penyebab utama tanah longsor," imbaunya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help