Ancaman Hukuman yang Disebutkan Jaksa untuk Tiga Warga Aceh Ini Menakutkan

Tiga kurir sabu asal Aceh yakni, Zulfiadi, Tengku Said dan Hendri Fitria terancam hukuman mati.

Ancaman Hukuman yang Disebutkan Jaksa untuk Tiga Warga Aceh Ini Menakutkan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ketiga Kurir Sabu sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (10/10/2017) yang dipimpin majelis hakim Singgul SH. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tiga kurir sabu asal Aceh yakni, Zulfiadi, Tengku Said dan Hendri Fitria terancam hukuman mati atas ulahnya mengedarkan narkoba jenis sabu sebanyak tiga kilogram.

Ancaman tersebut sesuai dengan dakwaannya jaksa pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (10/10/2017) yang dipimpin majelis hakim Singgul SH.

Dalam membacakan dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ita Royani, mendakwa tiga sekawan ini dengan pasal 114 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Dalam sidang dakwaan tersebut JPU menghadirkan saksi Meidi dan Hardianto yang merupakan anggota Sat Res Narkoba Polresta Palembang.

Penangkapan ketiga terdakwa berawal dari adanya informasi warga akan ada transaksi narkoba antar provinsi pada 12 Juni 2017 lalu.

Aparat yang curiga adanya kendaraan dari luar Sumsel dengan plat BH di kawasan Sukarami atau tepatnya di Jalan Kolonel H Barlian Palembang kemudian melakukan penggerebekan.

"Ada informasi kalau ada transaksi antar provinsi. Lalu kami bersama tim langsung turun ke lapangan melakukan penggerebekan," jelas Meidi di muka persidangan.

Setelah dilakukan penggerebekan tiba-tiba dua orang pelaku yakni Cecep dan Inong (DPO) langsung kabur keluar dari kendaraannya. Namun tim Sat Res Narkoba berhasil mengamankan tiga terdakwa beserta barang bukti berupa tiga paket besar narkotika jenis sabu dengan berat tiga kilogram.

"Barang bukti mereka masukkan kedalam kantong bertuliskan Al Ikhsan yang ditumpuk dengan barang-barang lainnya," terangnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved