SriwijayaPost/

Hujan Guyur Kota Palembang Selama Dua Jam, Lihat Kondisi Sejumlah Jalan Ini. Alasannya Penyempitan

Hujan deras yang mengguyur kurang lebih selama dua jam membuat sebagian besar jalan protokol di Kota Palembang terendam banjir.

Hujan Guyur Kota Palembang Selama Dua Jam, Lihat Kondisi Sejumlah Jalan Ini. Alasannya Penyempitan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Hujan deras sekitar dua jam menyebabkan sejumlah ruas jalan protokol di Kota Palembang kebanjiran, Senin (9/10/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Hujan deras disertai petir yang mengguyur kota pempek kurang lebih selama dua jam membuat hampir seluruh wilayah di Palembang dikepung banjir, Senin (9/10/2017) petang.

Dari pantauan sripo, sejumlah titik banjir terjadi jalan-jalan protokol yang kini sedang dalam progres pembangunan LRT seperti Jendral Sudirman, A Rivai, Kolonel H Barlian, Demang Lebar Daun dan jalan protokol lainnya.

Tampak genangan air hujan, hampir menutupi sebagian permukaan jalan.

Akibat jalanan tergenang banjir, arus lalulintas pun menjadi macet. Sejumlah pengendara berusaha menghindari jalanan macet dengan menerobos banjir kendati ketinggian air mencapai lutut orang dewasa yang membuat setengah ban motor terendam.

Hujan dua jam di Palembang sebabkan sejumlah jalan digenangi air, Senin (9/10).
Hujan dua jam di Palembang sebabkan sejumlah jalan digenangi air, Senin (9/10). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Tak sedikit para pengendara terpaksa harus mendorong kendaraannya karena mogok akibat menerobos banjir.

"Sekarang kalau hujan pasti banjir. Hampir seluruh wilayah Palembang dikepung banjir. Mau menghindar banjir, tapi kejebak macet dan ketemu banjir lagi," ujar Rangga seorang pengendara yang melintasi Jalan Kapten A Rivai Palembang dengan nada kesal.

Akibat sejumlah wilayah Palembang terkepung banjir membuat arus lalu lintas menjadi macet total. Para pengendara pun terpaksa memacu kendaraannya dengan kecepatan 10-20 KM/Jam.

Okta, pengendara lainnya berharap kepada pemerintah agar jangan diam saja melihat keadaan seperti ini.

Hujan dua jam di Palembang menyebabkan air menggenangi jalan, Senin (9/10).
Hujan dua jam di Palembang menyebabkan air menggenangi jalan, Senin (9/10). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Meski pembangunan kota Palembang berjalan dengan pesat hendaknya diimbangi fasilitas terhadap masyarakat agar terhindar dari banjir.

"Alasan banjir selalu karena LRT. Artinya pemerintah tidak siap untuk dampak yang ditimbulkan. Pemerintah jangan diam saja," tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kota Palembang, Saiful menerangkan pihaknya sudah bekerja maksimal dengan turun langsung ke lapangan untuk menanggulangi banjir di sejumlah wilayah Palembang.

"Banjir ini karena adanya penyempitan drainase karena pembangunan LRT. Saat ini kita berusaha melakukan pelebaran drainase untuk meminimalisir banjir," ungkapnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help