Ikut Pileg? Bupati Empatlawang Minta Maaf, Pastikan Tidak Ikut Pencalonan Pilkada

"Saya tidak ingin dikatakan sebagai orang kurang mensyukuri nikmat, saya berikan peluang kepada orang lain dulu,

Ikut Pileg? Bupati Empatlawang Minta Maaf, Pastikan Tidak Ikut Pencalonan Pilkada
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Bupati Empatlawang, H.Syahril Hanafiah 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Bupati Empatlawang, H.Syahril Hanafiah menyampaikan permohonan maaf kepada tim pendukung dan keluarganya, ia memastikan tidak akan ikut pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Empatlawang pada 2018 mendatang.

Syahril mengaku kepastian dirinya tidak ikut pilkada bukan berarti ia sendiri takut atau tidak mampu bersaing dengan program bakal calon bupati.

"Saya tidak ingin dikatakan sebagai orang kurang mensyukuri nikmat, saya berikan peluang kepada orang lain dulu, silahkan mereka masing-masing calon bersaing," kata Syahril Hanafiah kepada sejumlah awak media, Kamis (5/10/2017).

Selama ini Syahril mengatakan banyak pertanyaaan yang disampaikan pendukungnya dan masyarakat mengenai kepastian ini.

"Ini adalah jawaban atas pertanyaan masyarakat khususnya di Empatlawang selama ini. Walaupun masih banyak pendukung yang ingin mendorong, tapi itulah keputusanya," katanya.

Keputusan ini kata Syahril setelah meminta petunjuk melalui Sholat malam dan musyawarah kepada keluarga sehingga memutuskan tidak ikut maju pencalonan kepala daerah mendatang.

"Disisa masa jabatan saya, perkenankan saya menyelesaikan tugas yang tidak sampai satu tahun lagi sebagai bupati," katanya.

Ia bercerita sekilas pengalamanya sebelum menjadi Bupati Empatlawang berawal dari seorang pegawai negeri mulai guru SD, kepala sekolah, selanjutnya bekerja di Dinas Pendidikan Lahat.

Dan saat Kabupaten Empatlawang mekar menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial, kurang lebih 46 tahun mengabdi sebagai pegawai negeri untuk membayangkan sebagai seorang bupati adalah hal yang luar biasa.

Saat disinggung mengenai kemungkinan ikut pencalonan legislatif, Syahril mengakui kemungkinan hal itu bisa saja.

"Kemungkinan kalau ada kesempatan ke legislatif saja," katanya. (*)

Penulis: Awijaya
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved