SriwijayaPost/

Disuruh Belanja ke Warung, Gadis 14 Tahun Ini Malah Ditarik 3 Pria Misterius. Selanjutnya Piluh

"Kejadiannya tadi malam pak, saat saya menyuruhnya belanja ke warung, katanya dia dihadang oleh tiga orang laki-laki yang tidak dikenalnya,"

Disuruh Belanja ke Warung, Gadis 14 Tahun Ini Malah Ditarik 3 Pria Misterius. Selanjutnya Piluh
net
Ilustrasi pencabulan anak 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sungguh malang dialami SN gadis cilik berumur 14 tahun yang masih berstatus seorang pelajar SMP (Sekolah Menengah Pertama).

Ia telah menjadi korban pelecehan seksual oleh tiga orang laki-laki misterius, Sabtu (7/10/2017), malam sekitar pukul 21.00, saat gadis cilik ini disuruh kewarung oleh Ibunya. 

Informasi yang dihimpun, SN yang tinggal bersama RY (39) Ibu kandungnya di daerah Kertapati, Palembang, telah dilecehkan oleh ketiga orang misterius tak jauh dari tempat tinggalnya.

RY yang mendapati informasi tetang pelecehan menimpa anaknya itu, merasa tidak senang dan melaporkan perbuatannya ke Mapolresta Palembang, Minggu (8/10) siang.

"Kejadiannya tadi malam pak, saat saya menyuruhnya belanja ke warung, katanya dia dihadang oleh tiga orang laki-laki yang tidak dikenalnya," ungkap RY yang turut membawa anaknya saat melapor di SPK Polresta Palembang.

Lebih lanjut lagi, diceritakan RY kalau anaknya sudah menjadi korban cabul oleh ketiga pelaku.

Gadis ciliknya itu ditarik oleh pelaku yang menghadangnya itu, kemudian pelaku melakukan pelecehan terhadap anaknya.

"Anak saya ini ditariknya pak, lalu mereka m*r*b*h payudaranya," katanya.

Bahkan tidak hanya sampai disitu, dilanjutkan RY, para pelaku telah m*n*s*k organ intim anaknya dengan menggunakan jari dan memaksanya berhubungan layaknya suami istri.

"Perbuatan mereka sudah benar-benar keterlaluan, apa yang mereka lakukan terhadap anak saya itu sudah tidak bisa diampuni lagi. Saya sangat mengharapkan mereka ditangkap," kata RY dengan kesalnya.

Sementara, KA SPK Polresta Palembang,  Ipda Abdul Wahab mengungkap, pihaknya telah menerima laporan korban dan berkasnya telah diserahkan ke Unit Reskrim.

"Laporannya sudah kita limpahkan ke unit reskrim. Guna proses hukumnya, korban yang masih dibawah umur, berkasny ditangani oleh Unit PPA," katanya. (*).

Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help