SriwijayaPost/

Seorang Pekerja PT Waskita Karya Tewas Terlindas Tronton di Kayuagung

Korban bernama Harun (35), warga RT 7 Lingkungan 4 No 014 Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung ini, telah dimakamkan di Pemakaman Umum

Seorang Pekerja PT Waskita Karya Tewas Terlindas Tronton di Kayuagung
ISTIMEWA
Ilustrasi

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Seorang pekerja Harian Lepas (PHL) PT Waskita Karya tewas terlindas truk tronton yang mengangkut material pekerjaan proyek jalan tol, Kayuagung-Palembang.

Korban bernama Harun (35), warga RT 7 Lingkungan 4 No 014 Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung ini, telah dimakamkan di Pemakaman Umum Kelurahan Kutaraya Kayuagung, Jumat (29/9) lalu.

Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, Rabu (4/10/2017), peristiwa nahas yang menimpa korban ini terjadi di Jalan Poros depan Kantor PT Waskita Karya Kelurahan Kedaton Kayuagung.

Saat itu, korban yang bertugas sebagai pengatur lalulintas kendaraan perusahaan ini sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP), di saat bersamaan sebuah mobil truk tronton hendak keluar dari kawasan kantor.

Namun, lantaran tidak terlihat oleh sopir tronton melalui kaca spion, korban akhirnya tertabrak hingga berada di bawah bak mobil besar tersebut dan terlindas.

Warga setempat yang melintas kejadian itupun akhirnya memberitahu sang sopir.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Kayuagung, namun luka yang cukup parah dialami korban membuat nyawanya tidak tertolong, korban mengembuskan napas terakhir.

"Informasinya korban mengalami kecelakaan kerja di kantor PT Waskita Karya di Kelurahan Kedaton Kayuagung. Memang dia bertugas mengatur keluar masuk mobil perusahaan, tapi saat itu katanya korban sedang sibuk menelpon seseorang," kata Ali, warga Kelurahan Kutaraya mengakui kalau korban sudah mendapatkan santunan dari perusahaan.

Terpisah, Kasat Lantas Polres OKI, AKP Polin Pak Pahan ketika dikonfirmasi mengaku, belum menerima laporan terkait lakalantas tersebut.

"Kita belum menerima laporannya. Walaupun itu kecelakaan kerja, namun seharusnya pihak perusahaan melaporkannya," ungkap Kasat Lantas sembari mengatakan, akan menerjunkan personilnya untuk mengecek ke lokasi.

Pihak perusahaan PT Waskita yang berkantor di Kayuagung, belum bisa memberikan konfirmasi karena menurut pihak keamanan yang berwenang berada di luar kota, Palembang.

"Maaf saya tidak bisa memberikan konfirmasi selanjutnya. Pimpinan diluar kota, Palembang," singkat pihak keamanan yang tak mau disebutkan namanya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help