Pawai Obor Sambut 1 Muharram, Tradisi Ini Dijadikan Agenda Tahunan

Alunan takbir dan dzikir terus bergema sepanjang pawai yang menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah.

Pawai Obor Sambut 1 Muharram, Tradisi Ini Dijadikan Agenda Tahunan
SRIPOKU.COM/YULIANI
Ratusan warga saat melakukan pawai obor di sepanjang Jl Sultan Muhammad Mansyur Kelurahan 32 Ilir Palembang Rabu malam, (20/9). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kelap-kelip  cahaya yang bersumber dari ratusan api obor begitu semarak di sepanjang Jl Sultan Muhammad Mansyur Kelurahan 32 Ilir Palembang Rabu malam, (20/9).

Sekitar 600 orang berpakaian muslim begitu bersemangat melakukan pawai obor ini usai Magrib dari Masjid Baitullah menuju Istana Adat Sultan Prabu Diraja SMB III Palembang.

Alunan takbir dan dzikir terus bergema sepanjang pawai yang menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriah.

Para petugas kepolisian dibantu masyarakat pun begitu teratur mengatur jalannya pawai dan lalu lintas.

Dalam kegiatan ini juga dilanjutkan dengan pembacaan Yassin dan Tausiah di Istana Adat.

Sultan Mahmud Badaruddin IV Djaya Wikrama (RM Fauwaz Diradja) mengatakan, pawai obor yang digelar untuk menyambut tahun baru Islam atau satu Muharram ini memiliki makna sebagai penerangan dan suka cita dalam menyongsong tahun baru.

"Tradisi menyambut tahun baru Islam dengan pawai obor sudah lama tidak dilaksanakan makanya pada tahun baru Islam tahun ini Kesultanan Palembang Darussalam menghidupkan kembali tradisi ini," ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi pawai obor setiap menyambut tahun baru Islam ke depannya akan dijadikan agenda tahunan oleh Kesultanan Palembang Darussalam.

"Kita ingin memaknai bahwa dalam kegelapan selalu ada penerangan. Seperti itulah Islam, yang mengeluarkan kita dari zaman kegelapan menuju zaman cahaya," jelasnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved