SriwijayaPost/

Bupati OKU Timur HM Kholid MD Support Wacana Nobar Film G 30 S/PKI

"Siapkan lokasi yang strategis dan layar yang lebar dan infokus sehingga masyarakat yang menontonnya bisa dengan jelas menyaksikan," kata Kholid.

Bupati OKU Timur HM Kholid MD Support Wacana Nobar Film G 30 S/PKI
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah warga melihat beberapa tempat bersejarah di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Tanggal 1 Oktober merupakan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila sekaligus mengenang korban peristiwa G30S/PKI khususnya tujuh pahlawan revolusi. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Menanggapi adanya informasi mengenai instruksi untuk menonton dan menyaksikan bersama film gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G 30 S/PKI), Bupati OKU Timur HM Kholid MD menyambut baik wacana tersebut.

Bahkan dirinya berharap nonton bersama tersebut bisa dihadiri segenap elemen masyarakat.

Dalam sambutannya saat penandatanganan kesepakatan bersama menolak paham radikalisme terorisme dan anti pancasila, Senin (18/9/2017), di Aula Mapolres OKU Timur, Kholid meminta kepada sekretaris Daerah (Sekda) untuk memfasilitasi nonton bersama tersebut di sejumlah lokasi secara serentak.

"Siapkan lokasi yang strategis dan layar yang lebar dan infokus sehingga masyarakat yang menontonnya bisa dengan jelas menyaksikan," kata Kholid.

Menurut Kholid, keberadaan pancasila bukan hanya sebuah lambang negara.

Namun memiliki makna yang sangat dalam jika benar-benar memahami butir-butir dari pancasila tersebut.

Untuk itu, dirinya mengecam dengan keras tindakan radikalisme dan terorisme yang anti pancasila terlebih yang mengatasnamakan agama.

"Mereka yang mengatasnamakan agama adalah mereka yang tidak memahami apa itu islam.

Pancasila disetujui oleh para ulama yang sebelumnya sudah meminta petunjuk kepada Allah dan bukan hanya sekedar menyetujui.

Pahamilah agama dan pelajarilah kitab-kitab islam sebagai pembanding sehingga paham," jelasnya.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help