SriwijayaPost/

Kakak Ancam Adik Kandung Pakai Pisau dan Golok, Lalu Lontarkan Kata-kata Mengerikan

Pelaku yang merasa tidak dihargai dengan tidak diberi makan, jadi tidak terima dengan perlakuan tersebut.

Kakak Ancam Adik Kandung Pakai Pisau dan Golok, Lalu Lontarkan Kata-kata Mengerikan
SRIPOKU.COM/DARWIND SEPRIYANSYAH
Armawansyah alias Andi (39) saat diamankan bersama barang bukti di Mapolsek Sako. 

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tak terima tidak dihidangkan makanan dan sering ditegur, membuat Armawansyah alias Andi (39) naik pitam dan nekat mengancam akan membunuh adiknya sendiri Hartati (36) dengan pisau dan golok.

Tak pelak korban yang kesehariannya sebagai pedagang ini lari ketakutan dan bersembunyi di rumah tetangga, sedangkan sang kakak yang merupakan residivis akhirnya berhasil diamankan angggota Polsek Sako.

Peristiwa pengancaman tersebut terjadi di Jalan Rawas I, No 573, RT 09/02, Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang,  Kamis (30/8) siang di kediaman mereka.

Saat itu korban sebagai adik pelaku, menegur kakak yang hari-harinya luntang-lantung, untuk tidak berdiam diri saja di rumah.

Pelaku yang merasa tidak dihargai dengan tidak diberi makan, jadi tidak terima dengan perlakuan tersebut.

Pelaku lalu mengambil pisau langsung mengancungkannya ke korban sambil teriak "Ku Bunuh Kau".

Tak pelak korban pun ketakutan dan langsung menjerit meminta tolong.

Melihat adiknya histeris, bukannya menghentikan tindakannya, pelaku kali ini makin garang dengan mengambil sebilah golok yang berada di kamarnya dan meletakan pisau itu di dapur.

Dengan cepat pelaku mengejar korban dengan sebilah golok tajam, hingga korban sembunyi minta perlindungan di rumah tetangganya.

Tidak terima tindakan saudaranya sendiri itu, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Sako, hingga pelaku berhasil diamankan.

"Tidak ada pekerjaan saya pak, saya tidak terima ditegur. Ya memang sering ribut," singkat Andi.

Kapolsek Sako, Kompol Ahmad Firdaus SH SE MH didampingi Kanit Reskrim, Iptu Mufli SH menegaskan, kalau pelaku ini juga merupakan seorang residivis tindak kriminal lainnya.

Dan, kali ini kembali berbuat ulah dengan mengancam saudara perempuannya pakai pisau dan golok.

"Atas tindakannya itu, pelaku akan dijerat dengan pasal 335 KUHP dan UU Darurat sajam No 12 tahun 1951 diatas 5 tahun,” ucapnya. (*)

Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help