SriwijayaPost/

Rumah Petani Karet di OKI Ini Terbakar Habis Tanpa Ada yang Bisa Diselamatkan

Api yang besar ditambah terpaan angin, hanya sekitar setengah jam rumah panggung yang terbuat dari kayu tersebut dengan cepat ludes.

Rumah Petani Karet di OKI Ini Terbakar Habis Tanpa Ada yang Bisa Diselamatkan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Api dengan mudah membakar seisi rumah Hamim, di Pangkalan Lampam OKI, Kamis (14/9/2017) 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Rumah panggung milik Hamini (45), warga Desa Darat, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), hangus terbakar rata dengan tanah, Kamis (14/9/2017) pukul 10.00.

Menurut keterangan saksi Sudarmono (50), yang merupakan tetangga korban, api mulai terlihat di atap rumah bagian depan sekitar pukul 10.00.

"Saya lihat api di atap depan rumah dan langsung membesar. Tapi saya tahu kalau korban sedang tidak di rumah, teriakan saya juga tidak ada yang dengar, karena warga desa sedang nyadap karet dan ke kebun," kata Sudarmono pada wartawan.

Api yang besar ditambah terpaan angin, hanya sekitar setengah jam rumah panggung yang terbuat dari kayu tersebut dengan cepat ludes.

Walaupun warga yang melintas dibantu aparat dari Polsek Pangkalan Lampam, sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Api baru padamkan setelah kayu dan lantai papan terbakar, satu jam kemudian api dinyatakan tinggal bara saja.

Tidak ada barang seisi rumah yang bisa diselamatkan, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Rumah ditinggal dalam keadaan kosong, korban pergi nyadap getah karet pukul 05.00 pagi," ujar Kapolres OKI AKBP Ade melalui Kapolsek Pangkalan Lampam, Ipda Indrayono.

Menurut Kapolsek, kerugian sementara atas kebakaran tersebut ditaksir sekitar Rp100 juta, sebab barang-barang seperti Kulkas, 4 unit Lemari, 1 Set kursi Mebel, televisi 14 dan 21 Inchi serta perlengkapan lain semua hangus terbakar.

"Tidak ada yang bisa diselamatkan, sebab api dengan cepat menghanguskan seisi rumah," tutur Indrayono.

Untungnya, ucap kapolsek, api tidak menjalar ke rumah tetangga laninnya.

"Api hanya menghanguskan satu rumah dan tidak menyebrang ke rumah lain," tandas Ipda Indrayono yang hingga kini belum mengetahui asal api.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help