SriwijayaPost/

Gara-gara Miliki Benda Ini, IRT Warga AAL Palembang Divonis 9 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Usai mendengarkan amar putusan majelis hakim, terdakwa Okta Mariah langsung menerima putusan. "Saya terima majelis hakim," ujarnya singkat.

Gara-gara Miliki Benda Ini, IRT Warga AAL Palembang Divonis 9 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Terdakwa Okta Mariah Ulpa (18), Ibu rumah tangga (IRT), warga Jalan Pengadilan Tinggi, RT 46, Kelurahan Karya Baru, Kelurahan Alang-Alang Lebar, terpaksa diganjar 9 tahun pidana penjara, setelah terbukti menguasai sabu seberat 55,90 gram atau senilai Rp 55 Juta lebih, dalam sidang yang digelar Rabu (13/9/2017), di PN Palembang. 

Dari fakta persidangan diketahui terdakwa ditanggkap pada Rabu, 5 April 2017, sekitar pukul 16.30 WIB, di rumahnya di Jalan Pengadilan Tinggi, RT 46, setelah petugas kepolisian menindaklanjuti informasi adanya transaksi narkoba di sana dalam jumlah besar.

Saat anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel mendatangi lokasi, melihat ada sebuah mobil yang terparkir dengan mencurigakan.

Saat digerebek di dalam ada pelaku Reni, Anton, dan Lisa ketiganya (DPO).

Namun berhasil menangkap salah satunya yakni terdakwa Okta Mariah.

Saat diperiksa, ditemukan sebuah plastik warna hitam tergeletak di jalan di samping mobil Anton (DPO) berisi berupa sepaket sabu 55,90 gram.

Polisi juga melihat saat para pelaku berlarian.

Terdakwa berusaha membuang narkoba namun berhasil ditangkap, yang diketahui sabu itu milik suami terdakwa yakni Niko (DPO).

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help