SriwijayaPost/

Bakar Lahan untuk Berkebun Nanas, Petani di Ogan Ilir Ini Masuk Jeruji Besi

Seorang petani bernama Amrul Sangkut (53), terpaksa harus mendekam di jeruji besi tahanan Mapolres Ogan Ilir (OI).

Bakar Lahan untuk Berkebun Nanas, Petani di Ogan Ilir Ini Masuk Jeruji Besi
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Tersangka pembakar lahan bernama Amrul Sangkut (tengah) saat digiring Polisi menuju ruang penyidik Pidsus Sat Reskrim Polres Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM,INDERALAYA--Seorang petani bernama Amrul Sangkut (53), terpaksa harus mendekam di jeruji besi tahanan Mapolres Ogan Ilir (OI).

Warga Dusun 1 Desa Mekarsari Kecamatan Rantau Alay Kabupaten OI ini, Senin sore (11/9) pukul 18.30, tertangkap tangan petugas Patroli saat melakukan pembakaran lahan milik warga yang berjarak tak begitu jauh dari rumahnya.

Sore itu juga, bapak dua anak ini, langsung digelandang petugas menuju ruang penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Sat Reskrim Polres OI.

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah pemantik yang digunakan untuk menghidupkan api, serta bambu yang ujungnya digunakan untuk membakar lahan.

Saat diperiksa petugas, pria ini menyesali perbuatannya.

Ia tak menyangka, bila cara membakar lahan untuk berkebun nanas terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Dihadapan petugas, ia mengakui kesalahannya yang dengan sengaja membakar lahan untuk berkebun buah nanas diatas lahan seluas lebih kurang setengah hektar milik Ahmad Yadi anggota DPRD OI fraksi PPP.

"Saya sangat menyesali apa yang telah saya lakukan ini. Rencananya lahan yang sudah saya bakar itu, hendak ditanami bibit nanas. Sebelumnya saya telah izin dengan beliau pemilik lahan untuk berkebun buah nanas. Izin itu disetujui oleh Yadi," kata tersangka yang akrab disapa Sangkut, Rabu (13/9).

Ia menambahkan baru pertama kali melakukan aksi membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar.

Kasat Reskrim Polres OI AKP Agus Suhandar didampingi Kanit Pidus Ipda Erlan Hadi SH MM mengungkapkan, tersangka tertangkap tangan anggota yang sedang melakukan patroli Karhutla di Desa Mekarsari Kecamatan Rantau Alay.

"Ya, tersangka kita ciduk sesaat setelah tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan, dengan alasan untuk berkebun. Guna menjalani proses pemeriksaan lanjutan. Kini, tersangka bersama barang bukti saat ini sudah kita amankan," tegas Kasat Reskrim Polres OI.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help