SriwijayaPost/

10 Menit Terlambat Diamankan, Dua Jambret di Baturaja Ini Dipastikan Babakbelur

Beruntung petugas patroli dari Polsek Baturaja Timur dipimpin langsung Kapolsek AKP Saharudin SH tiba di lokasi sebelum diamuk massa.

10 Menit Terlambat Diamankan, Dua Jambret di Baturaja Ini Dipastikan Babakbelur
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Dua tersangka jambret yang ditangkap masa, MN (18) dan Mu (19) saat di periksa di Mapolsek Baturaja Timur. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA-- Dua tersangka jambret inisial MN (18) dan Mu (19) ditangkap massa saat beraksi di Pasar Baru Selasa ( 12/9/2017) malam.

Beruntung petugas patroli dari Polsek Baturaja Timur dipimpin langsung Kapolsek AKP Saharudin SH tiba di lokasi sebelum digebuk massa.

Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Baturaja Timur.

Menurut informasi dari warga, pristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00, pelaku menjambret korbannya di depan Kantor FIF Pasar Baru Baturaja.

Saat beraksi korban berteriak minta tolong dan mendapat respon dari warga sekitar yang kemudian beramai-ramai mengejar dan  mengamankan dua pelaku.

Tersangka MN yang tercatat sebagai warga Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur ini mengaku melakukan aksi jambret bersama Mu (19) warga Dusun III Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan OKU.

Dihadapan polisi tersangka MN berdalih terpaksa menjambret demi mencari biaya untuk persalinan istrinya.

Menurut MN dari gajinya sebagai buruh cuci mobil tidak cukup, sehingga terpaksa menjambret.

Terpisah Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Saharuddin SH yang dikonfirmasi Rabu (13/9/2017) membenarkan penangakapan dua tersangka jambret.

"Telat lima menit saja kita datang, maka keduanya pasti babak belur digebuki massa.” Terang Kapolsek seraya menambahkan saat tertangkap masa kedua pelaku nyaris dihakimi massa .

Halaman
12
Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help