SriwijayaPost/
Home »

Techno

» Apps

UKM Bisa Lakukan Pembukuan Digital Lewat Aplikasi Ini

Bekraf mengundang 100 pelaku ekraf dari alumni kelas manajemen keuangan dan binaan kedeputian Bekraf menjadi peserta acara ini.

UKM Bisa Lakukan Pembukuan Digital Lewat Aplikasi Ini
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Suasana kegiatan asistensi yang diikuti 100 Ekraf di Palembang, Selasa (12/9/2017). Acara ini adalah lanjutan dari kelas manajemen keuangan dalam rangka bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan kebijakan dan permodalan ekonomi kreatif perbankan konvensional. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan Asistensi pencatatan informasi keuangan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kreatif di Palembang, Selasa (12/9/2017).

Bekraf mengundang 100 pelaku ekraf dari alumni kelas manajemen keuangan dan binaan kedeputian Bekraf menjadi peserta acara ini.

Acara ini adalah lanjutan dari kelas manajemen keuangan dalam rangka bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan kebijakan dan permodalan ekonomi kreatif perbankan konvensional.

"Kami mengharapkan para pelaku ekraf paham manajemen keuangan yang baik dan bisa menerapkannya pada usaha kreatif mereka, termasuk pencatatan keuangan dan laporan keuangan usaha. Khususnya menggunakan si APIK," jelas Eka Pan Lestari, Kasubbag TU Akses Perbankan Bekraf saat diwawancarai di sela kegiatan asistensi di Hotel Grand Zuri Palembang

Menurut Eka, Bekraf yang bekerjasama dengan Departemen Pengembangan Usaha Mikro, KeciI, dan Menengah (UMKM) Bank Indonesia (BI) juga akan menjelaskan aplikasi SI APIK, yang merupakan aplikasi akuntansi yang dibuat Bl untuk pencatatan informasi keuangan usaha mikro dan kecil.

"Melalui aplikasi ini pelaku UKM kreatif bisa mencatat jenis transaksi sederhana, antara Iain pencatatan Iaba rugi, arus kas dan neraca," tuturnya.

Dijelaskan juga, standar pencatatan SI APIK disusun oleh BI bersama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Laporan keuangan dari apiikasi ini bisa digunakan untuk pengajuan pembiayaan (kredit) kepada perbankan maupun Iambaga keuangan lainnya.

"Aplikasi tanpa batasan pencatatan jumlah transaksi ini mudah dipahami dan bisa diunduh gratis melalui smartphone.

Pelaku UKM kreatif bisa membuat history record keuangan usaha dengan mudah untuk evaluasi keuangan dan pengajuan pembiayaan ke perbankan," jelasnya.

Melalui aplikasi SI APIK, Restog berharap pelaku UKM kreatif mampu mengatur dan mengetahui transaksi keuangan menjadi lebih baik.

"Kami berharap pemahaman pelaku UKM kreatif bertambah tentang keuangan usaha, sehingga bisa menggunakan aplikasi SI APIK yang mempermudah pencatatan dan laporan keuangan mereka, serta memotivasi mereka untuk mengembangkan usahanya," ujar Dedy.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help