SriwijayaPost/

Pengurus Golkar Muaraenim Ancam Matikan Mesin Partai Jika DPD Sumsel Masih Lakukan Ini

Pengurus DPD Golkar Muaraenim, tolak penetapan rekomendasi Cabup Syamsul Bahri sebagai Cabup Muaraenim 2018-2023.

Pengurus Golkar Muaraenim Ancam Matikan Mesin Partai Jika DPD Sumsel Masih Lakukan Ini
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Sekretaris DPD Golkar Muaraenim Dani (kiri) bersama pengurus teras melakukan penyegelan Kantor DPD Golkar Muaraenim, Selasa (12/9). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Pengurus DPD Golkar Muaraenim, tolak penetapan rekomendasi Cabup Syamsul Bahri sebagai Cabup Muaraenim 2018-2023.

Bahkan pengurus menyegel dan mengancam akan mematikan mesin partai jika DPD Golkar Sumsel memaksakan kehendak di Kantor DPD Partai Golkar Muaraenim, Selasa (12/9/2017).

Menurut Sekretaris DPD Partai Golkar Muaraenim Dani Efendi didampingi pengurus lainnya bahwa aksi ini murni berasal dari pengurus DPD Golkar Muaraenim, bukan diperintahkan oleh Ketua DPD Golkar Muaraenim.

Sebab pengurus kecewa dengan keputusan DPD Golkar Sumsel karena telah mengangkangi dan tidak mengacu pada Juklak 06 Partai Golkar 2016 hasil Munas 2016.

Dimana Partai Golkar Sumsel diduga akan merekomendasikan Dr Ir H Samsul Bahri MM calon Bupati Muaraenim.

Pengurus DPD Golkar Muaraenim melakukan aksi demo bakar ban simbol penolakan Cabup Syamsul Bahri, Selasa (12/9)
Pengurus DPD Golkar Muaraenim melakukan aksi demo bakar ban simbol penolakan Cabup Syamsul Bahri, Selasa (12/9) (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)

Padahal ada delapan pasangan calon Bupati dan Cawabup Muaraenim yang kami rekomendasikan, tetapi tidak ada satupun namanya yang keluar, malah keluar nama yang bukan kami rekomendasikan.

"Jika masih nama yang bukan kami rekomendasikan, kami akan segel kantor Golkar dan mematikan mesin partai mulai dari desa," ujar Dani.

Dan ketika ditanya apakah benar ada isu Syamsul Bahri diduetkan dengan Shinta Paramitha Sari sebagai Cawabup, Dani, mengakui benar ada, namun tanpa sepengetahuan pengurus DPD Golkar Muaraenim dan tanpa persetujuan yang bersangkutan (Shinta).

Ketika dikonfirmasi, ternyata yang bersangkutan (Shinta) tidak berkenan. Sebab dasar menduetkan tersebut darimana, parameter apa karena mereka belum melakukan survei untuk duet tersebut.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel, DR Ir H Syamsul Bahri MM
 DR Ir H Syamsul Bahri MM (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ/DOKUMEN)

Sementara itu Ketua AMPG Muaraenim Adi Zulistian, mengatakan bahwa DPD Golkar Sumsel tidak menghargai tim Pilkada Golkar Muaraenim, yang sudah bersusahpayah melakukan penjaringan dan penyeleksian Cabup dan Cawabup Muaraenim.

"Yang kami permasalahkan mengapa nama-nama yang kami ajukan ke Partai Golkar Sumsel tidak ada satupun yang keluar namanya. Selain itu juga, masalah teknis prosedur dan mekanisme penjaringan Cabup dan Cawabup yang telah disepakati bersama tetapi dilanggar. Kami tunggu selama tiga hari, jika tidak ada jawaban yang logis maka kami akan ke DPD Golkar Sumsel dan ke DPP Golkar," tegas Adi.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help