SriwijayaPost/

Digugat Amin Mulya, Aman Astra Ramli Menang. 535 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Lahan

Kita hanya menjalankan putusan MA yang menyatakan pihak Aman Astra sebagai pemilik sah objek tersebut, dan mengamankan objek tersebut

Digugat Amin Mulya, Aman Astra Ramli Menang. 535 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Lahan
SRIPOKU.COM/PANJI MAULANA
Eksekusi lahan di Jakabaring 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menjalankan putusan Mahkamah Agung No 87 yang menyatakan pihak tergugat Ahmad Aman Astra SE menang atas gugatan Amin Mulya, tanah berlokasi di Jakabaring dengan luas ratusan hektar dilakukan eksekusi oleh PN Klas 1 A khusus Palembang, mulai Senin (11/09/2017) hingga Rabu (13/9/2017).

Dalam eksekusi yang dilakukan pihak PN klas 1 A khusus Palembang dan dikawal ketat langsung oleh TNI, Polri, dan Sat Pol PP, dan pihak pemenang gugatan langsung memasang plank nama dan memagar lokasi di tiga titik terpisah dalam wilayah Jakabaring dengan Pagar kawat berduri.

"Kita hanya menjalankan putusan MA yang menyatakan pihak Aman Astra sebagai pemilik sah objek tersebut, dan mengamankan objek tersebut," ungkap Hasan Bunyamin SH MH dari PN Klas1 A khusus Palembang di tengah eksekusi, Selasa (12/9/2017).

Diketahui, perkara ini sendiri dilayangkan pertamakali pada 2013 di PN Palembang, kemudian berlanjut dengan upaya hukum hingga ke tingkat MA 2017 dan dimenangkan oleh Ir Aman Astra SE sebagai tergugat.

Pantauan Sripoku.com di lapangan selama dua hari dilakukan eksekusi di lokasi tersebut, ada sebanyak 535 personil gabungan yang melakukan mengamanan saat eksekusi dilakukan.

Adapun 535 personil yang ada terdiri dari sat Intelkam Polresta 11 personil, Sat Lantas Polresta 12 personil, Negosiator 10 personil, Polsek SU I 17 personil, Polsek SU II 10 personil, Polsek Plaju 10 personil, Polsek Kertapati 9 personil, Dalmas Polresta 25 personil, Sat Binmas Polresta 5 personil.

Selain itu, dari Sat Reskrim Polresta 11 personil, Narkoba Polresta 10 personil, Sie Propam Polresta 18 personil, Bag Ops Polresta 9 personil, Humas Polresta 2 personil, Sarpras Polresta 2 personil, Sie Tipol Polresta 2 personil, Dit Intelkam Polda Sumsel 10 personil, serta 1 SSk Supdit Dalmas Polda Sumsel, 3 Unit K9, 2 SSk PHH Sat Brimob Polda Sumsel, 1 Sst Kodim 0418, 1 Sst Pol PP kota Palembang dan Pom TNI AD 10 personil.

"Ya kita di sini hanya melakukan pengamanan terkait ada permintaan dari pengadilan negeri, Palembang. Atas putusan MA. Pengamanan ini dilakukan tiga hari. Ini bertujuan untuk antisipasi hal-hal yang tidak inginkan," ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, melalui Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede, ketika ditemui di lapangan.

Kabag Ops mengatakan, kegiatan eksekusi yang dilaksanakan oleh pihak PN Kelas I A Palembang ini, dilakukan pengamanan oleh pihak Polresta Palembang yang dibackup Polda Sumsel, Brimobda Sumsel, jajaran TNI dan Pol PP Kota Palembang.

"Berdasarkan surat Putusan Mahkamah Agung R.I No 87 K/Pdt/2017 dan Putusan Pengadilan Negeri Tinggi Palembang 64/PDT/2016/PT Palembang," ungkapnya.

Dan diketahui, adanya hasil putusan MA tersebut yang di jalankan oleh pihak PN Kalas I A Palembang hanya melakukan pengukuran serta pemagaran dan tidak adanya pembongkaran bangunan di atas objek berperkara.

Selama eksekusi selama dua hari, eksekusi pun berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan, terlihat patok dan kawat berduri pun pun sudah dipasang.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help