SriwijayaPost/

Tragis! Dua Keluarga di Pemulutan Bentrok Berdarah, Satu Tewas Dua Kritis, Penyebabnya Klasik

Perkelahian yang tidak seimbang membuat korban Burhan meninggal di TKP, sedangkan korban Rizal berhasil diselamatkan warga.

Tragis! Dua Keluarga di Pemulutan Bentrok Berdarah, Satu Tewas Dua Kritis, Penyebabnya Klasik
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, INDERALAYA-- Peristiwa pembunuhan terjadi di Desa Segayam Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Senin (11/9) sekitar pukul 08.00.

Seorang warga tewas dengan penuh luka dan tangan kanannya putus akibat ditebas oleh tiga beranak.

Namun akibat kejadian tersebut tiga orang mengalami luka-luka.

Korban yang tewas bernama Burhan (45), sedangkan yang luka-luka yakni Rizal (35) adik dari korban Burhan dirawat di Puskesmas, lalu Sobirin (19) dan Mang (50) keduanya dirawat di RS Mahyuzahra Inderalaya.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa pembunuhan tersebut, diduga keributan anak- anak mereka yang masih dibawa umur (masih sekolah SD), yakni anak korban Burhan dan anak tersangka Saman (Buron).

Namun akibat keributan itu, memicu emosi kedua orang tua mereka. Dimana Saman bersama anaknya Suryadi (13) juga buron, dan Sobirin serta Mang mendatangi kediaman korban Burhan .

Dari keempat pelaku, ada yang membawa senjata tajam, terjadilah perkelahian.

Para pelaku langsung menyerang Burhan hingga membabi buta, karuan saja korban bersimbah darah, saudara Burhan bernama Rizal berusaha membantu kakaknya, namun usahanya gagal korban Rizal menghalami luka-luka akibat tikaman dari para pelaku.

Perkelahian yang tidak seimbang membuat korban Burhan meninggal di TKP, sedangkan korban Rizal berhasil diselamatkan warga meski dalam kondisi luka –luka dan dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Sedangkan lawannya, Saman dan Suryadi, sempat melarikan diri setelah melakukan pembunuhan, sedangkan Sobirin dan pamannya Mang mengalami luka-luka dan dilarikan di RS Mahyuzahra.

Kapolres Ogan Ilir AKBP M Arief Rifai melalui Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi SH ketika dikonfirmasikan membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.

’’Kasus masih dalam penyelidikan petugas kita di lapangan,’’ kata AKP Zaldi.

Namun akibat kejadian tersebut, satu orang tewas, dan tiga orang mengalami luka –luka. "Dua orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka, yakni Sobirin dan Mang yang saat ini dirawat di RS Mahyuzahra, sedangkan dua pelaku lainnya yakni Saman dan Suryadi dinyatakan buron,’’ kata AKP Zaldi.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help