SriwijayaPost/

Pecandu Narkoba Bisa Disembuhkan Silahkan Datangi Lokasi Rehabilitasi Ini

Mengatasi para korban yang sudah terlanjur menjadi pecandu Dinas Sosial (Dinsos) telah memiliki pusat rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba

Pecandu Narkoba Bisa Disembuhkan Silahkan Datangi Lokasi Rehabilitasi Ini
shutterstock
ilustrasi narkoba 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Mengatasi para korban yang sudah terlanjur menjadi pecandu Dinas Sosial (Dinsos) telah memiliki pusat rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba yang dipusatkan di Indralaya Ogan Ilir.

Di tempat rehabilitasi ini pecandu Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) akan ditangani untuk memulihkan dari ketergantungan pengaruh obat obatan tersebut.

Kepala Dinas Sosial Sumsel, Belman Karmuda melalui Penangung Jawab Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Sriwijaya, Leni Triana mengatakan, pecandu wajib lapor untuk mendapat penanganan penyembuhan.

Menurut dia, bagi pecandu yang melapor kepada pihaknya tidak terkena pidana. Justru melalui tempat rehabilitasi ini akan membantu masyarakat untuk menyembuhkan orang orang yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

"Kemarin ada tiga orang, satu laki dua perempuan, kecanduan ngisap lem, kita tangani dan di rawat," kata Leni, Senin (11/9/2017) saat dihubungi. 

Leni mengatakan, bentuk terapi yang diberikan kepada para pecandu meliputi, behavior managemen (pembentukan tingkah laku), dan pengendalian emosi dan psikologi, serta keterampilan kerja dan keterampilan bersosial serta bertahan hidup.

Program rehabilitasi korban penyalahguna narkoba yang dilaksanakan di pusat rehabilitasi narkoba ini menggunakan metode Therapeutic Community (TC) terapi berbasis komunitas. Konsep dari metode ini dapat percaya bahwa setiap orang bisa berubah, kelompok terapi dapat mendukung perubahan, setiap individu harus bertanggung jawab, program yang terstruktur yang menyediakan lingkungan aman dan kondusif bagi perubahan.

"Saat ini kita merawat 23 orang untuk rawat inap dan 70 orang rawat jalan, semuanya kita tangani di tempat rehabilitasi milik pemerintah Sumsel," katanya.

Pusat rehabilitasi narkoba IPWL Sriwijaya ini telah melakukan kerja sama dengan beberapa instansi dan lembaga baik pemerintah maupun pihak swasta. Oleh karena itu, keluarga pecandu tak perlu khawatir terhadap pembiayaannya. Karena semua pecandu ditangani dengan baik.

"Rumah rehabilitasi kita ini belum banyak yang tau, kami harap dengan adanya informasi ini banyak masyarkat untuk ikut berperan mengantarkan sanak family mereka untuk kita sembuhkan," katanya.

Pihaknya berharap, maysarakat untuk berperan aktif memberika ninformasi mengenai penyembuhan terhadap para korban penyalahgunaan narkoba.

Serta tak malu malu mengentarakan keluarganya ke rempat rehabilitasi. Hal ini dilakukan guna membantu pecandu dari ketergantungan barang haram tersebut.

"Keluarga jangan malu atau takut, silahkan lapor kekita atau langsung datang ke lokasi rehabilitasi kita," katanya.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help