SriwijayaPost/

Laporan Wartawan Sripo dari Mekkah

Mau Tahu Ibadah Tambahan Bagi Jemaah Haji di Mekkah dan Madinah, Ini Dia Pahalanya

Barang siapa menyaksikan jenazah sampai menyalatkannya, maka baginya satu qirath. Satu qirath diumpamakan satu gunung Uhud.

Mau Tahu Ibadah Tambahan Bagi Jemaah Haji di Mekkah dan Madinah, Ini Dia Pahalanya
SRIPOKU.COM/HUSIN
Jenazah jemaah haji di Mekkah diangkut ke Masjidil Haram untuk di salatkan. Setiap kali salat mayit, jumlahnya lebih dari satu mayit bahkan hingga sepuluh mayit. 

SRIPOKU.COM, MEKKAH -- Bagi jemaah haji baik saat berada di Madinah maupun di Kota Suci Mekkah, Arab Saudi, boleh dipastikan setiap usai salat fardhu di Masjidil Haram atau di Masjid Nabawi, selalu melaksanakan shalat jenazah.

Ajakan itu jelas diserukan usai imam mengucapkan salam, sebagai akhir shalat fardhu.

Jumlah jenazah yang dishalatkan tidak menentu. Dari pengamatan Haji Husin - wartawan sripo di Mekkah, Jumat (8/9), setidaknya setiap waktu terdapat 8-10 jenazah.

Pada musim haji kali ini, sebagian mereka jemaah haji.

Jenazah-jenazah itu dibawa ke Masjidil Haram dengan mobil ambulans dan berhenti di zona Terminal Mahbasjin, kendati ambulans tersebut masuk melalui pintu terminal Syieb Amir.

Jika beberapa tahun lalu, begitu ambulan tiba, jemaah haji rebutan ingin menggontong membawa masuk ke dalam Masjidil Haram.

Namun tahun ini berbeda, otoritas Masjidil Haram sudah menyiapkan mobil khusus jenazah, mirip golf car.

Berbeda di Masjid Nabawi, muazdin hanya menyebutkan seruan sehingga berapa pun jenazahnya, cukup satu kali shalat jenazah.

Untuk di Masjidil Haram, diserukan dua kali, tergantung dengan usia dan jenis kelamin jenazah yang akan dishalatkan.

"Muazdin membedakan jenazahnya, sehingga kita shalat jenazah dua kali," jelas H Ridwan, jemaah Kloter 1 Palembang, yang sempat kaget karena dua kali shalat jenazah.

Halaman
123
Penulis: Husin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help